Minggu, 16 September 2018

MAMPUS! Polisi Tangkap Anggota FPI Penyebar Video Hoax Rusuh di MK

MAMPUS! Polisi Tangkap Anggota FPI Penyebar Video Hoax Rusuh di MK


Sibray - Kepolisian menangkap seorang penyebar hoaks video kerusuhan di depan Mahkamah Konstitusi (MK). Penyebar hoaks tersebut merupakan warga Tanjung Barat, Jakarta Selatan dan seorang anggota Front Pembela Islam (FPI).

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono menjelaskan pihaknya menelusuri hoaks tersebut setelah muncul laporan dari warga bernama Deka P. Erlangga pada Sabtu (15/9) pukul 20.00 WIB. Tim penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya kemudian menelisik video yang disebar pelaku yang berinisial SS dan alamat tempat tinggal pelaku.

Selang beberapa waktu kemudian, tim penyidik akhirnya menangkap SS di sebuah warung kopi di bilangan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Sabtu 15 September 2018 pukul 02.55 WIB. Polisi mendapatkan barang bukti sebundel print out akun Facebook milik SS dan dua unit ponsel.

"SS menyiarkan atau mengeluarkan pemberitaan bohong dan menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian terhadap individu atau kelompok berdasarkan antargolongan melalui akun Facebook yang dimilikinya," ujar Kabag Penum Polri Kombes Syahar Diantono dalam pernyataan tertulis, Minggu (16/9).

Video yang menjadi pemicu kasus ini merupakan video simulasi penanggulangan unjuk rasa di depan gedung MK. Pelaku mengunggah video itu di akun Facebook milknya dengan narasi bernada provokatif yang berbunyi:

Jakarta sudah bergerak, mahasiswa sudah bersuara keras dan peserta mengusung tagar #turunkanjokowi mohon diviralkan karena media TV sudah dikuasai petahanan

Akibat perbuatannya tersebut, SS dijerat pidana dengan Pasal 14 dan Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 tentang ITE.

Selain menangkap SS, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi, ahli, dan menyita barang bukti. Polisi juga telah melimpahkan berkas perkara ini ke Jaksa Penuntut Umum.

Pendiri e-commerce Amazon Jeff Bezos Sumbang Rp29.6 Triliun untuk Gelandangan

Pendiri Amazon Jeff Bezos Sumbang Rp29.6 Triliun untuk Gelandangan


Sibray - Melansir Sibray Tekno, Jeff Bezos mengumumkan rencana untuk meluncurkan sebuah lembaga amal dengan komitmen awal sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp29,6 triliun (asumsi kurs Rp14.800 per dolar AS).

Pendiri perusahaan e-commerce Amazon ini mengunggah pengumuman terkait hal ini di akun Twitter pribadinya. Sekitar satu tahun yang lalu, ia pernah menanyakan kepada para pengikutnya di media sosial itu tentang bagaimana ia dapat menyalurkan sebagian kekayaannya untuk beramal.

Dana dari "Bezos Day One Fund" ini akan dipakai untuk membantu keluarga-keluarga tunawisma dan mendirikan sekolah-sekolah TK di tengah komunitas-komunitas dengan tingkat pendapatan rendah.

Dalam cuitannya, Bezos mengatakan dana akan disalurkan kepada sejumlah organisasi yang memiliki dampak besar dan bekerja untuk menyediakan penampungan dan pangan.

Di samping itu, lembaga ini juga bakal meluncurkan dan mengoperasikan jaringan sekolah TK dengan kualitas tinggi dan memberikan beasiswa penuh di tengah lingkungan komunitas yang tidak layak.

"Kami akan mendirikan organisasi yang langsung mengoperasikan sekolah-sekolah ini," tulis Bezos dalam cuitannya. Ia juga mengatakan sekolah-sekolah itu nantinya akan memakai prinsip-prinsip yang sama dengan yang diterapkan di perusahaan Amazon.

Dikenal kikir

Dengan predikatnya sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai sekitar US$163 miliar (sekitar Rp2.412 triliun), Bezos kabarnya jarang beramal. Di kampung halamannya, Seattle, ia dikritik karena dianggap tidak terlalu memedulikan jumlah tunawisma yang terus meningkat.

Dilansir dari AFP, tahun lalu Bezos memberikan donasi berbentuk beasiswa sebesar US$33 juta (sekitar Rp488,6 miliar) untuk anak-anak imigran yang menghadapi masalah saat ingin menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, ia juga diketahui memberikan donasi untuk riset tentang kanker di almamaternya, Princeton University.

Walaupun dana yang diberikannya untuk Bezos Day One Fund terbilang besar, tetapi tidak sebanding dengan usaha amal yang dilakukan oleh sejumlah biliuner dunia lainnya.

Sebagai pembanding, salah satu pendiri Microsoft Bill Gates yang sudah mendonasikan puluhan miliar dollar melalui lembaga amalnya, dan CEO Facebook Mark Zuckerberg yang berjanji akan mendonasikan 99 persen sahamnya di Facebook kepada sebuah organisasi amal yang berfokus pada kepentingan masyarakat.

Niat berdonasi Bezos juga dipandang kecil saat dibandingkan dengan insiatif "giving pledge" yang dirilis oleh Gates dan biliuner Warren Buffett, yang mendorong orang-orang kaya untuk mendonasikan setengah kekayaan mereka untuk beramal.

Remaja 16 Tahun Jadi Tersangka Pembunuh Pemandu Karaoke di Eks Lokalisasi Sunan Kuning

Remaja 16 Tahun Jadi Tersangka Pembunuh Pemandu Karaoke di Eks Lokalisasi Sunan Kuning


Sibray - Teka-teki siapakah pembunuh Ayu Sinar Agustin alias Ninin seorang gadis pemandu lagu dari wisma Mr Classic, eks Lokalisasi Sunan Kuning akhirnya terungkap.

Sungguh mengagetkan, ternyata terduga pelaku yang diringkus oleh tim resmob Polrestabes Semarang, Sabtu (15/9/2018) masih berusia 16 tahun.

Penangkapan dilakukan di sebuah tempat di Ngaliyan sekitar pukul 02.00 dini hari tadi.

Tersangka yang diamankan adalah seorang remaja berusia 16 tahun dengan inisial D.

"Iya memang tersangkanya masih berusia 16 tahun," terang Kapolsek Semarang Barat Kompol Donny Eko Listianto saat dihubungi Tribun Jateng.

Ia menyebut dari tersangka disita barang bukti sepeda motor yang digunakan D untuk datang dan meninggalkan lokasi.

"Kini masih terus dimintai keterangan tersangkanya terkait motif dan lain sebagainya nanti langsung ke kapolres," tambahnya.

Dugaan awal D mengeksekusi Ninin dengan cara membekapnya hingga kehabisan oksigen.

Setelah itu ia sempat menyiram solar korban lalu kemudian meninggalkannya tergeletak tak bernyawa di kamar, tanpa busana.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu Sinar Agustin alias Asih (23), penghuni wisma Mr Classic di komplek lokalisasi Sunan Kuning, Semarang, ditemukan meninggal tanpa busana, Kamis (13/9).

Dia diduga menjadi korban pembunuhan.

Dari pemeriksaan awal, kepolisian tidak menemukan luka luar yang berada di tubuh korban.

Meski demikian, polisi akan tetap melakukan pemeriksaan otopsi untuk memastikan penyebab kematian gadis asal Kendal tersebut.

"Dia ditemukan dalam kondisi telentang dan tersiram solar namun tidak ada luka-luka," Kompol Donny Eko Listianto di lokasi kejadian.

Donny telah membawa empat orang saksi ke kantor Mapolsek Semarang Barat untuk dimintai keterangan.

Keempatnya adalah rekan korban dan pengelola Wisma.

Korban ditemukan pertama kali oleh Nur, seorang petugas kebersihan wisma tersebut.

Ia curiga lantaran Ninin, sapaan korban, tidak keluar kamar hingga siang hari.

"Dia biasanya keluar pagi hari untuk sarapan tapi sampai menjelang sore nggak keluar-keluar, lalu saya coba tengok ke kamarnya yang sudah tertutup," terang Nur di lokasi kejadian.

Sekitar pukul 14.00, ia mencoba membuka kamar korban yang memang hanya tertutup namun tidak terkunci.

Ia terkejut ketika melihat Ninin dalam keadaan terlentang, tanpa busana dan tidak sadarkan diri.

Seketika ia langsung mengabarkan ke warga sekitar yang kemudian meneruskan ke kepolisian.

Tidak lama anggota polisi datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi pun membawa serta anjing pelacak dari Unit K-9 Polrestabes Semarang untuk mencari bukti tambahan.

Anjing bernama Neal tersebut langsung diajak petugas menuju ke kamar tempat ditemukannya korban meninggal dunia.

Setelah sekitar 10 menit berada di dalam kamar, anjing tersebut kemudian keluar bersama seorang petugas.

Anggota yang menuntun anjing tersebut menggenggam sebuah botol ukuran satu setengah liter yang tampak sedikit terisi solar.

Anjing itu kemudian berhenti di parkiran sebuah wisma Barbie Dystro.

Bangunan itu terletak sekitar 50 meter ke arah selatan dari wisma Mr Classic.

Tidak hanya sekali, petugas kepolisian mencobanya hingga tiga kali namun anjing pelacak selalu berhenti di tempat yang sama.

Kapolsek Ngaliyan, Kompol Donny Eko Listianto menyebut pihaknya bahkan tidak berani mengubah apapun yang ada di TKP sebelum kehadiran anjing pelacak.

"Kami belum bisa menyimpulkan meninggal berapa lama, atau ada barang yang hilang atau tidak karena kalau mengubah TKP takutnya mengganggu penciuman anjing pelacak," beber Donny.

Setelah anjing pelacak beraksi dan tiga kali berhenti di tempat yang sama. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Kariadi untuk menjalani otopsi

Bocah Kelas 6 SD di Karawang Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Menghilang Sejak 13 September Lalu

Bocah Kelas 6 SD di Karawang Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Menghilang Sejak 13 September Lalu


Sibray - Ririn Agustina (11), bocah kelas 6 sekolah dasar (SD), ditemukan tak bernyawa, Sabtu (15/9/2018), setelah diketahui menghilang sejak 13 September 2018.

Ririn ditemukan tak bernyawa oleh warga di kontrakan yang dimiliki ayahnya, di Kampung Rawasari, RT 001 RW 003, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang dalam kondisi membusuk dan mengeluarkan bau menyengat. Kontrakan tersebut terletak persis di depan rumahnya.

Keberadaan mayat Ririn diketahui warga setelah tetangganya mencium bau menyengat dari kontrakan tersebut, Sabtu (15/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kemudian, bersama ketua RT, warga mendobrak pintu kontrakan tersebut. "Saya tahu dari tetangga saat itu dia mencium bau tak sedap di kontrakan milik kami," kata bibi korban, Neti.

Neti mengungkapkan, saat warga mencari sumber bau tersebut, Ririn ditemukan di kamar mandi dan tertutup kasur lantai.

"Setelah dibuka, ternyata benar itu anak yang kami cari selama ini," katanya.

Baca: Google Tak Akan Pasang Iklan Politik untuk Kepentingan Pilpres 2019

Sebelum hilang, kata Neti, pada Kamis (13/9/2018), Ririn meminta izin untuk berangkat les. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, Ririn tak kunjung pulang ke rumah.

"Kemudian, kami sekeluarga mencari korban kemana-mana, hingga disebar ke media sosial," tambahnya.

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengatakan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mayat Ririn dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan autopsi.

"Mayat korban dibawa ke RSUD Karawang untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian korban," ujar Slamet.

Hingga saat ini, kata Slamet, pihaknya masih menunggu hasil autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian Ririn.

Penulis: Kontributor Karawang, Farida Farhan

PSSI Gulirkan Kompetisi Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018

PSSI Gulirkan Kompetisi Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018


Sibray - PSSI resmi membuka kompetisi yang pertama kalinya diadakan dalam sejarah Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018.

Adalah pertemuan antara Persija Jakarta melawan Persela Lamongan di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

PSSI diwakili oleh Direktur Teknik Danurwindo, Sekjen Ratu Tisha Destria, serta representatif dari FIFA yakni Lavin Vignesh dan Elia de Santis.

Kompetisi Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018 akan berlangsung hingga 16 Desember mendatang.

Sebanyak 18 tim peserta Liga 1 2018 dibagi dalam tiga grup dengan format bertemu semua serta dua kali kandang dan tandang.

"Kick off Liga 1 Elite Pro Academy U-16 2018 bergulir mulai hari ini. Terlihat pertandingan antara Persija melawan Persela berjalan menarik serta berkualitas. Sehingga nanti kualitas kompetisi di level utama akan lebih meningkat karena sudah dipersiapkan semenjak usia muda," kata Danurwindo.

Mantan pelatih Indonesia era 1990'an ini mengaku bahwa dengan adanya kompetisi ini nantinya para pelatih klub atau Timnas Indonesia terbantu untuk mencari pemain yang diinginkan.

"Jadi saat ini selain ada kompetisi usia muda ada U-19 juga ada U-16 beserta Piala Soeratin, ini menjadi hal yang bagus untuk PSSI kedepannya. Bisa dibilang kompetisi ini merupakan tonggak awal yang penting untuk pembinaan usia muda sepakbola Indonesia. Karena sebelumnya kompetisi dari klub Liga 1 hanya ada di jenjang U-19."

Jumat, 14 September 2018

Dua Orang Menyamar Menjadi Wartawan Net TV Ditangkap Polisi! Terkuak Profesi Sebenarnya

Dua Orang Menyamar Menjadi Wartawan Net TV Ditangkap Polisi! Terkuak Profesi Sebenarnya


Sibray - Mengaku-ngaku sebagai wartawan dari stasiun televisi swasta, dua wartawan gadungan diamankan oleh kepolisian sektor Balaraja.

Dua wartawan gadungan yang mengaku wartawan dari televisi swasta usungan Whisnu Utama tersebut bernama Ahmad Fadillah (26) dan Dady Saepudin (48).

Menurut Kapolsek Balaraja, Kompol Wendy Andrianto, kedua tersangka diamankan ketika sedang memeras kepala desa Tobat, Balaraja, Kabupaten Tangerang senilai Rp 1 juta.

Bahkan, diketahui dua pelaku tersebut juga menipu Kapolsek Balaraja dengan modus hendak melakukan peliputan sebagai wartawan dari Net TV.

"Semalam benar sempat diwawancara saya, mereka mengaku dari Net TV, tapi saya gak kasih apa-apa," ujar Wendy saat dikonfirmasi, Kamis (13/9/2018).

Wendy melanjutkan, keduanya diserahkan ke Polsek Balaraja berkat bantuan dari wartawan Net TV di Tangerang.

"Dua wartawan gadungan ini akan kami dalami unsur penipuannya, dan berdasarkan alat bukti serta adanya pihak dirugikan kita proses lebih lanjut," tutur Wendy.

Kepada penyidik, keduanya mengakui keseharian berprofesj sebagai sopir taksi online dan nekat menjadi wartawan gadungan karena tergiur keuntungan dari pemerasan.

Menurut Kontributor Net TV Tangerang Dimas Arif Setiawan menjelaskan, pelaku berdalih mau meliput kegiatan di desa yang berada di Balaraja.

Baca: Video Viral Wanita Curhat, Ibunya Diarak dan Diikat di Pohon, Sempat Dipukul saat Mau Menolong

Kedua tersangka Fadilah dan Dady meminta imbalan bervariasi setiap liputan desa, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 15 juta.

"Awalnya sudah mulai ragu kepada mereka saat meliput pertandingan bola di Benteng Taruna. Saat itu saya menanyakan kepada mereka, tapi mereka gagap menyebutkan nama medianya dan menghilang begitu saja," ujar Dimas.

Dimas menambahkan, akhirnya keberadaan kedua wartawan tersebut diketahui di wilayah Balaraja pada Rabu (12/9/2018) sekira pukul 11.00 WIB.

Bahwa terdapat mobil hitam bertuliskan Net TV secara gamblang di setiap sudut mobil tersebut dan mengaku sebagai wartawan dari Net TV.

Saat itu, keduanya tengah menipu kepala desa Saga, dengan berdalih meliput kegiatan desa.

"Saat tahu mereka di Desa Saga, saya bersama teman-teman menghampirinya. Beruntung kami tepat waktu, sehingga kepala desa Saga belum dimintai uang oleh pelaku," jelasnya.

Dari penangkapan wartawan 'bodrek' tersebut polisi mengamankan sejumlah barang bukti yakni, satu kamera MDV Panasonic, ID pengenal Net TV, mikrophone bertuliskan Net TV, dua unit tripod, satu baju bertuliskan Net TV, satu unit jaket bertuliskan Net TV, dan satu mobil Toyota Avanza bernopol B-1521-ZFV berstiker Net TV.

Atas perbuatannya, Fadilah dan Dady diancam Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Bukan Superhero, 6 Sosok Action Figure Unik Versi Kearifan Lokal

Figure

Sibray - Bagi sebagian orang, memiliki koleksi action figure menjadi hal yang menyenangkan. Apalagi jika action figure tersebut merupakan tokoh favorit. Action figure biasanya merupakan replika dari tokoh-tokoh pada film, tokoh unik hingga tokoh yang berpengaruh di dunia.

Namun, bagi kalian yang merasa bosan dengan action figure yang ada pada umumnya, kalian bisa mencoba action figure unik ini. Dijamin kalian akan memiliki action figure yang berbeda dengan lainnya.

Sebuah produsen mainan bernama Good Guys Never Win (GGNW) belum lama ini menjadi sorotan karena membuat action figure yang menunjukkan kearifan lokal. Bagaimana tidak, GGNW membuat banyak action figure dengan sosok mahluk halus di Indonesia. Sosok action figure tersebut seperti pocong, kuntilanak, tuyul, genderuwo hingga Nyi Roro Kidul.

Tak hanya itu, ada juga sosok unik yang kerap kalian temui di ibu kota yang turut dijadikan action figure yaitu pasukan oranye dan driver ojek online. Lantas seperti apa penampakan action figure unik tersebut?

1. Kuntilanak

kunti


2. Nyi Roro Kidul

nyi


3. Tuyul

tuyul


4. Pocong

p


5. Kalo ini pasukan oranye yang sering kalian temui di jalanan ibu kota

orange


6. Nah, kalo yang ini driver ojek online

gojek


Sumber. liputan6.com

Kamis, 13 September 2018

Cantiknya Nashwa Zahira Bikin Klepek-klepek, Netizen Cowok: 1 Loli Sama Dengan 10 Polisi

Cantiknya Nashwa Zahira Bikin Klepek-klepek, Netizen Cowok: 1 Loli Sama Dengan 10 Polisi


Sibray - Dilansir dari Sibray Galeri, Sosok Nashwa Zahira menarik perhatian setelah ia tampil sebagai salah satu kontestan acara ajang pencarian bakat Indonesian Idol Junior. Nashwa yang mengikuti babak audisi awal berhasil memperoleh Golden Ticket untuk bisa maju ke babak selanjutnya.

Rupanya sosok Nashwa disukai tak hanya oleh para juri, namun netizen di dunia maya. Tak heran, karena selain bisa bernyanyi, Nashwa juga memiliki paras wajah yang cukup cantik dan imut. Ia juga mengenakan hijab sehingga menambah nilai plus di mata para netizen.

Nashwa sendiri sebenarnya masih berusia 13 tahun dan duduk di bangku SMP. Gadis asal Medan ini mengaku selain menyanyi sendiri, ia juga suka nge-band bersama teman-temannya.

Meskipun masih tergolong ABG, rupanya banyak netizen cowok yang berani menggodanya di instagram. Itu bisa kita lihat melalui kolom komentar di akun instagram pribadinya @nashwaaaz. Nashwaa sendiri terlihat aktif membalas komentar dari para netizen.

Salah satu Netizen Berinisial AR Menyebutkan istilah lucu "1 Loli Sama Dengan 10 Polisi". Peryataan ini kemungkinan di tunjukan untuk orang dewasa yang mesih menyukai gadis belia maka di sebut dengan loli. dan memicu hukum seperti peraturan yang di larang FBI.

Berikut Fotonya :

BUKA FOTO

Tikus mati ditemukan dalam sup, nilai restoran merosot Rp2,8 triliun

Tikus mati ditemukan dalam sup, nilai restoran merosot Rp2,8 triliun


Sibray - Nilai pasar sebuah jaringan restoran Cina telah merosot hingga US$190 juta atau Rp2,8 triliun setelah seorang perempuan hamil menemukan tikus mati di dalam supnya.

Kejadian ini berawal saat perempuan tersebut sedang menikmati makan malam bersama keluarganya di restoran sup Xiabu Xiabu pada 6 September lalu.

Tanpa disangka-sangka, dia menemukan tikus mati di dalam mangkuknya sesudah beberapa kali suapan.

Foto tikus yang telah mati direbus menyebar dengan cepat di media sosial Cina, Weibo. Para warganet sontak mengomentari dengan nada marah serta jijik.

"Saya merasa ingin muntah. Saya tidak akan makan hotspot di luar lagi," sebut seorang warganet.

"Xiabu Xiabu selalu menjadi salah satu restoran favorit saya. Saya pikir mereka cukup bersih. Saya tidak percaya ini," timpal lainnya.

Tikus mati itu kemudian ditaruh di piring.
Restoran Xiabu Xiabu semula menawarkan kompensasi kepada perempuan hamil tersebut sebesar 5.000 yuan atau Rp10,8 juta.

Namun, kepada situs Kankan News, suami perempuan itu mengaku menolak tawaran kompensasi dan lebih memilih istrinya menjalani pemeriksaan medis menyeluruh sebelum menentukan jumlah kompensasi.

Dia menuduh salah seorang staf restoran mengusulkan agar istrinya menjalani aborsi jika khawatir terhadap kesehatan bayinya dan menawarkan 20.000 yuan untuk ikut proses aborsi.

"Jika sesuatu terjadi pada bayinya bagaimana mereka mengompensasi? Apakah nyawa cukup dihargai 20.000 yuan?" sebut seorang warganet.

Tikus mati ditemukan dalam sup, nilai restoran merosot Rp2,8 triliun


Sajian sup panas di restoran Haidilao, salah satu restoran pesaing Xiabu Xiabu.
Saat ini, restoran di Provinsi Shandong itu ditutup sementara.

Pada 11 September, saham jaringan restoran merosot ke titik terendah sejak Oktober 2017. Bahkan, nilai pasarnya diperkirakan menukik Rp2,8 triliun.

Pihak restoran sempat merilis pernyataan yang "mencoret" kemungkinan kurangnya standar kebersihan sehingga seekor tikus bisa masuk ke sup. Belakangan pernyataan itu dihapuis.

Pihak berwenang di Kota Weifang, tempat kejadian berlangsung, menyatakan akan melakoni penyelidikan terhadap restoran Xiabu Xiabu.

Persib Ambil Alih Puncak Klasemen Liga 1 Usai Kalahkan Arema

Persib Ambil Alih Puncak Klasemen Liga 1 Usai Kalahkan Arema


Sibray - Persib Bandung berhasil mengambil alih puncak klasemen Liga 1 2018 usai mengalahkan Arema FC 2-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (13/9).

Permainan keras tersaji di babak pertama. Sejumlah pelanggaran tak terhindarkan untuk menghentikan permainan cepat yang masing-masing diperagakan kedua tim.

Tuan rumah menguasai jalannya pertandingan di babak pertama, sementara Arema juga sesekali berhasil mengancam melalui serangan balik. Buktinya, Singo Edan mendapat peluang emas di menit ke-14.

Penetrasi Makan Konate ke kotak penalti berhasil dihentikan Victor Igbonefo. Namun, bola liar masih bisa dikuasai Dedik Setiawan. Sayang tembakannya masih bisa diblok Dedi .

Atep memecah kebuntuan Persib di babak pertama.Atep memecah kebuntuan Persib di babak pertama. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Persib yang tampil lebih agresif berhasil mencuri gol dua menit jelang babak pertama usai. Atep yang baru masuk menggantikan Agung Mulyadi menjadi pemecah kebuntuan tuan rumah.

Berawal dari umpan silang Ghozali Siregar dari sisi kiri. Utam Rusdiana mencoba untuk mengantisipasi namun bola justru lepas dari jangkaunnya dan berhasil disambar tendangan voli Atep.

Memasuki babak kedua, Persib tak mengendurkan tempo permainan dan berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-63. Bojan Malisic mencatat namanya di papan skor memanfaatkan bola rebound hasil sundulan Jonatan Bauman.

Keunggulan 2-0 tak membuat Maung Bandung mengendurkan serangan. Atep dan kawan-kawan terus menekan pertahanan yang membikin Arema kesulitan menghasilkan peluang.

Bojan Malisic menggandakan keunggulan Persib atas Arema.Bojan Malisic menggandakan keunggulan Persib atas Arema. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Arema akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah wasit meniup peluit panjang. Kemenangan ini membuat Persib kembali ke puncak klasemen sementara setelah sehari sebelumnya digusur Bhayangkara FC.

Saat ini Persib mengoleksi 38 poin atau unggul tiga angka dari Bhayangkara yang menguntit di peringkat kedua. Sementara Arema harus puas bertengger di posisi ke-14.

Susunan Pemain:

Persib Bandung: M. Natshir; Supardi Nasir, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus; Oh Inkyun, Dedi Kusnandar, Ghozali Siregar; Jonatan Bauman, Ezechiel Ndouassel, Agung Mulyadi (Atep).

Arema FC: Utam Rusdiana; Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, Israel Wamiau, Hendro Siswanto; Jefri Kurniawan, Makan Konate, Ricky Ohorella (Agil Munawar, 22'), Ridwan Tawainella; Dedik Setiawan, Muhammad Rafli.

Pakai Nomor Jersey Peninggalan Cristiano Ronaldo di Real Madrid, Mariano Diaz: Ini Sangat Berat

Pakai Nomor Jersey Peninggalan Cristiano Ronaldo di Real Madrid, Mariano Diaz: Ini Sangat Berat


Sibray - Mariano Diaz menjelaskan alasannya memakai nomor punggung khas milik Cristiano Ronaldo di Real Madrid.

Nomor punggung 7 memang menjadi ciri khas bagi Ronaldo atau yang biasa dijuluki dengan CR7.

Namun, setelah Ronaldo hengkang ke Juventus nomor punggung tersebut sempat tak dipakai sebentar.

Hingga akhirnya Mariano Diaz mengambil tantangan berat dengan memakai nomor tersebut.

Bahkan, pemain 25 tahun itu mengakui bahwa ada beban tersendiri di pundaknya untuk memakai jersey bersejarah itu.

"Ya, ini sangat berat," tegasnya seperti dikutip TribunWow.com dari Metro.co.uk, Kamis (13/8/2018).

"Aku bebas, itu adalah nomor yang aku suka dan itu tantangan tersendiri untukku," lanjutnya.

"Aku senang dapat menggunakan nomor yang pernah digunakan oleh Amancio, Juanito, Butragueno, Raul dan Cristiano Ronaldo, tentunya," jelas Mariano pada radio Spanyol, El Partidazo Cope.

Meski begitu, ternyata banyak orang yang melarangnya memakai jersey tersebut.

Namun, Mariano memilih untuk tak memikirkan hal tersebut.

"Banyak orang yang memberitahuku untuk tak memilih itu, tapi aku tidak memikirkannya. Aku ingin bekerja keras menikmati setiap menit," ucap pemain kelahiran Spanyol itu.

Seperti yang diketahui, Real Madrid membawa pulang Mariano dari Lyon dengan harga 22 juta euro atau sekitar Rp 379 miliar.

Trending Youtube! Reza 'Arap' Oktovian Hapus Channel YouTube, Begini Tanggapan Deddy Corbuzier



Sibray - Deddy Corbuzier memberikan tanggapannya terkait keputusan YouTuber, Reza 'Arap' Oktovian yang menghapus channel-nya pada Senin (10/9/2018).

Tanggapan tersebut ia sampaikan melalui sebuah video berdurasi 4 menit 58 detik di akun YouTube pribadinya, Rabu (12/9/2018).


Dalam video bertajuk 'REZA ARAP B0D0H!' ini, Deddy Corbuzier menjelaskan sekilas apa yang dialami oleh Reza 'Arap' Oktovian.

Pada awalnya ia tidak ada niatan untuk membahas hal ini, namun ia dibanjiri pertanyaan-pertanyaan dari netizen di media sosialnya.

"So, gue rasa gue harus ngomong, karena mungkin satu-satunya orang yang tahu kenapa dan apa yang terjadi itu mungkin gue. Mungkin gue ya," ucap Deddy Corbuzier mengawali videonya.

Deddy menjelaskan ada tiga poin tentang keputusan mengejutkan dari Arap ini.

"Yang pertama adalah, dia sempet ketemu sama gue, dua bulan yang lalu di rumah gue, ngobrol-ngobrol dan sebagainya, dan dia mengatakan mau melakukan sesuatu dengan channel-nya, and that's including deleting channel dia" jelas ayah satu anak ini.

Menurutnya, menghapus channel tersebut bisa menjadi keputusan yang baik sekaligus buruk.

Tapi Deddy mempercayai bahwa ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa, ia juga berharap para fansnya Arap tidak mengkhawatirkan keputusan ini.

"Jadi kalau lo Rapstraunot, atau fansnya Arap, don't worry about this. Itu yang pertama,"

Keinginan Arap untuk menghapus channel-nya sudah dipikirkan dua bulan yang lalu, dan Deddy menganggap drama-drama yang terjadi di YouTube-lah yang mengukuhkan keputusan Arap untuk menghapus channel-nya.

"Yang kedua, apakah channel Arap yang di-delete itu bisa balik lagi atau enggak? The answer is, yes, bisa balik lagi," ujar Deddy melanjutkan penjelasannya.

YouTuber yang memang sudah memiliki nama di YouTube, Google akan meminta kreator tersebut untuk kembali dan tidak mungkin hilang begitu saja.

"Yang jadi masalah adalah, apakah Arap akan mengembalikan lagi channel-nya nggak? The answer is 'no'" tegas Deddy Corbuzier perihal potensi Arap akan mengembalikan channel YouTube-nya.

"Gue berani garansi bahwa Arap tidak akan mengambil channel itu lagi. Kalau sampai Arap ngambil channel itu lagi dan dia mulai nge-YouTube lagi dengan channel tersebut, gue sendiri yang akan gebukin Arap,"

"Karena dari omongan gue dengan Arap, he have something, he have vision yang besar, yang seharusnya dia as a man he will do it," ungkap Arap.

Deddy meyakinkan bahwa Arap tidak akan kembali lagi ke channel yang sudah dihapus tersebut.

"Dan yang ketiga, something's big will happen. Something really big will happen. Sesuatu yang besar akan terjadi," ungkap Deddy.

"Apa itu? Gue belum bisa ngomong, because it's a secret project,"

Deddy pun bingung mengapa ia bisa turut campur tangan untuk keputusan Arap.

Namun, ia menjelaskan, bahwa hal-hal seperti ini akan terus terjadi di kehidupan manusia.

Ia kembali menegaskan bahwa akan ada sesuatu yang besar sedang dipersiapkan oleh Arap.

"Something big will happen, if this works, this will be amazing, bloody amazing!"

"If this doesn't work, maka Arap adalah orang yang paling bodoh yang pernah gue tahu. And if this works, I'm very proud to be his friend, if this doesn't works, he is so stupid,"

Kembali lagi Deddy meminta para penggemar Arap untuk sabar menanti waktu tersebut.

Karena saat ini sedang berlangsung prosesnya.

"Maka jangan khawatir tentang Arap, he will survive," kata Deddy Corbuzier.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Reza 'Arap' Oktovian mengejutkan para penggemarnya dengan menghapus channel YouTube-nya yang sudah memiliki lebih dari 2,3 juta subscribers.

Mengawali kiprahnya di YouTube sejak tahun 2011 yang artinya usia channel YouTube tersebut sudah tujuh tahun.

Melalui unggahan Instagram Story-nya, Arap sempat mengungkapkan alasannya menghapus channel-nya tersebut.

"Hai, guys, what's up? Gue pengen ngobrol sama kalian karena gue udah lama banget nggak ngobrol. Terakhir kapan ya gue ngobrol, I don't know, pokoknya let's talk!" ucapnya.

"I love YouTube with all my heart, I love my channel so much, gue nggak akan duduk di sini dan memiliki semua barang di sini kalau tidak karena YouTube," lanjutnya.

Ia pun mengungkapkan perasaannya bahwa apa yang ia miliki sekarang sudah cukup.

Berkiprah di dunia YouTube selama tujuh tahun baginya sudah lebih dari cukup dan kini merupakan waktu yang tepat untuk berhenti.

Tak hanya itu, Arap juga membeberkan alasan mengapa ia mengambil tindakan yang cukup mengejutkan tersebut.

Arap mengungkapkan bahwa ia akan fokus pada kehidupan nyatanya seperti kekasih dan kecintaannya pada dunia musik.

"Gue akan fokus terhadap kehidupan asli gue, kekasih gue, musik gue, gue rasa waktu gue telah selesai di YouTube. 7 tahun, bro, apa lagi?" ungkapnya.

Cowok yang dikenal dengan nama Rapyourbae ini juga mengatakan kalau dirinya ingin fokus kepada klub eSports yang sekarang sedang ia bangun dan bina.

"Gue mau fokus ke eSport manajemen gue, gue mau fokus ke klub yang lagi gue bangun sekarang!," tegasnya.

Terkait hal tersebut, Arap mengaku ini merupakan keputusan besar pertama yang ia ambil selama hidup.

Ia juga mengaku telah mendiskusikan hal ini dengan sang kekasih dan mendapat dukungan.

"Gue telah membuat keputusan yang besar, ini pertama kalinya gue membuat keputusan besar seperti ini. Gue telah berbicara dengan kekasih gue, dan dia menghormati keputusan gue," tambahnya.

Usai mengemukakan alasannya, Arap pun menghapus channel YouTube-nya sembari mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih banyak YouTube, terima kasih atas semua ini, ini merupakan pengalaman luar biasa di hidupku, i love YouTube man, trust me!" ucapnya lagi.

Terakhir, Arap juga mengungkapkan rencananya yang akan beristirahat dari media sosial sampai waktu yang belum ditentukan.

"Gue akan beristirahat dari media sosial untuk beberapa waktu, nggak tau berapa lama, yang pasti gue mau istirahat, mau menikmati hidup gue dan uang gue!" pungkasnya.

Update Jelang Pertandingan Persib Bandung Vs Arema FC: Persiapan hingga Prediksi Susunan Pemain

Update Jelang Pertandingan Persib Bandung Vs Arema FC: Persiapan hingga Prediksi Susunan Pemain


Sibray - Persib Bandung akan berhadapan dengan Arema FC dalam laga lanjutan pekan ke-21 Liga 1 Indonesia 2018, Kamis (13/9/2018).

Laga big match ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Bandung,  pukul 16.00 WIB.

Bermain di kandang sendiri, tim berjulukan Maung Bandung itu diprediksi bakal tampil habis-habisan.

Pasalnya, Persib Bandung diprediksi akan didukung langsung oleh puluhan ribu bobotoh, suporter setia Persib Bandung.

Lantas, apa saja persiapan jelang pertandingan Persib Bandung kontra Arema FC sore nanti? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Polisi dan Panpel Bakal Gelar Razia

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persib Bandung bekerja sama dengan Polrestabes Bandung akan mengadakan penyisiran di semua pintu tribun jelang laga petang nanti.

Adapun sejumlah barang terlarang untuk dibawa masuk ke dalam stadion ialah flare, smoke bomb, senjata api, stick, joran, tiang bendera, dan bentuk sentaja tajam lainnya.

Koordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman, mengatakan upaya itu dilakukan agar pertandingan sore nanti dapat berjalan dengan lancar.

“Jadi, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, juga untuk kelancaran, kami bekerjasama dengan pihak kepolisian siap melakukan sweeping di pintu-pintu tribun,” katanya, Kamis (13/9/2018) seperti TribunWow.com kutip dari Persib.co.id.

2. Dukungan Bobotoh

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez berharap dukungan penuh Bobotoh, suporter Persib Bandung saat meladeni Arema FC di GBLA sore nanti.

"Terus tekan agar mereka (Arema) tidak bisa berbuat apa-apa di sini. Jadikan GBLA seperti "neraka" untuk tim mereka. Saya yakin kalian akan memadati stadion dan membangun motivasi yang tinggi untuk kami," kata Gomez.

Kendati demikian, Gomez mengimbau agar Bobotoh mampu menjaga ketertiban serta keamanan selama laga berlangsung.

Meski laga diprediksi berjalan panas, Gomez yakin jika Bobotoh bisa menjadi contoh suporter yang baik di Indonesia.

"Selama tekanan kalian lakukan di dalam tribun itu sangat benar. Tapi, jangan sampai ada aksi-aksi masuk ke dalam lapangan atau membahayakan keselamatan tim lawan. Itu saya rasa bukan sifat dari Bobotoh," ujarnya.

3. Pernyataan Kedua Pelatih

Persib Bandung berpeluang untuk mengakhiri rentetan catatan buruk dari tim berjuluk Singo Edan itu.

Pasalnya, sejak 2014 lalu, Maung Bandung belum pernah sekali pun meraih kemenangan dari tim kebanggaan Aremania.

Pada putaran pertama Liga 1 2018, Persib ditahan imbang tim tuan rumah 2-2.

Namun, sang pelatih, Mario Gomez sangat opitimistis timnya mampu meraih hasil sempurna atas Arema FC.

Apalagi, kali ini Maung Bandung dipastikan dapat menurunkan skuat terbaiknya, termasuk duet Jonathan Bauman dan Ezechiel N'douassel.

“Masa lalu penting untuk pelajaran, namun yang terpenting adalah hari ini. Sekarang kita bermain di home, dengan lapangan yang bagus dan (siap) meneruskan tren positif. Kita harus tetap berada di top position," tegas Mario Gomez.

"Sekarang saat yang bagus untuk meraih tiga poin dari mereka (Arema). Tim dalam keadaan yang sangat baik dan kami akan bermain di kandang bersama Bobotoh. Ini sudah waktunya," lanjut pelatih berkebangsaan Argentina itu.

Sementara itu, pelatih Arema, Milan Petrovic pun nampak enggan muluk-muluk di pertandingan nanti.

Bahkan, pelatih asal Slovenia itu mengakui kualitas pemain Persib Bandung sebagai tim penghuni papan atas.

"Kami punya beberapa perbedaan. Saya ingat hanya ada dua orang yang akan jadi starter dari Arema yang sama (pada laga putaran pertama di Malang), tapi Persib ada tujuh starter. Mereka punya tim dan pelatih yang bagus. Mereka main di kandang dan punya pemain yang excellent," papar Milan.

Namun, Milan tak mau timnya pulang dengan tangan kosong.

Ia bersama para pemain pun siap membuat kerepotan Maung Bandung.

"Tapi, seperti yang kalian tahu kami sudah siap. Kami punya persiapan yang bagus dan kami punya waktu yang cukup selama satu bulan untuk persiapan pertandingan ini," kata Milan

4. Persiapan Para Pemain

Penyerang Persib Jonathan Bauman mengaku tak sabar menjalani laga kontra Arema sore nanti.

Pemain yang akrab disapa Joni itu sangat optimistis Maung Bandung mampu mendulang poin penuh di pertandingan nanti.

Joni mengatakan, fokus dan kerjasama yang kuat adalah kunci sukses Persib untuk menjungkalkan tim asuhan Milan Petrovic tersebut.

"Kami harus tampil habis-habisan, fight untuk melawan mereka nanti. Ini momen yang spesial karena kami akan bermain di kandang dengan dukungan Bobotoh. Saya yakin, kita bisa menang dan kembali ke puncak klasemen," ujar pemain bernomor punggung 99 tersebut dikutip dari laman resmi Persib.
Di sisi lain, laga Persib Bandung Vs Arema FC sangat berarti bagi gelandang Arema FC yakni Makan Konate.

Pasalnya, Makan Konate akan melawan mantan klubnya, Persib Bandung.

Konate sukses membawa Persib Bandung meraih gelar Liga Super Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015.

Akan berhadapan dengan ribuan bobotoh, Makan Konate mengaku pernah mendapatkan cacian saat dirinya memperkuat Sriwijaya FC dalam ajang Piala Presiden 2018.

Namun gelandang asal Mali itu mengaku tetap menaruh respek kepada Bobotoh.

"Mungkin mereka ada masalah sama saya saya tidak tahu, tapi yang kemarin di pilpres mereka bicara jelek sama saya, itu tidak apa apa, saya tidak dengarkan, tapi di luar lapangan kita bisa seperti biasa," ujarnya dilansir dari Tribun Jabar.

Jika nantinya mencetak gol, Makan Konate juga berjanji tidak ingin melakukan selebrasi.

"Mudah mudahan saya cetak gol, saya tidak selebrasi, saya sujud untuk kasih sama Tuhan saja. Saya tidak akan selebrasi. Saya enggak bisa selebrasi," katanya.

5. Prediksi Susunan Pemain

Persib (4-4-2):

Muhammad Natshir; Supardi, Bojan Malisic, Victor Igbonefo, Ardi Idrus; Ghozali Siregar, Oh In-kyun, Dedi Kusnandar, Patrich Wanggai; Ezechiel N'Douassel, Jonathan Bauman

Pelatih: Mario Gomez

Cadangan: Made Wirawan, Indra Mustafa, Al Amin Syukur Fisabillah, Hariono, Eka Ramdani, Puja Abdilah, Agung Mulyadi

Arema FC (4-4-2):

Srdan Ostojic; Israel Wamiau, Hamka Hamzah, Arthur Cunha, Johan Alfarizi; Alfin Tuasalamony, Makan Konate, Hendro Siswanto, Jefri Kurniawan; Dendi Santoso, Dedik Setiawan

Pelatih: Milan Petrovic.

Jokowi Restui 'Goviet'(Ojek Online) Mengaspal di Vietnam

Jokowi Restui 'Goviet'(Ojek Online) Mengaspal di Vietnam


Sibray - Presiden Joko Widodo bersama dengan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara hari ini menghadiri peresmian Goviet, layanan ride-hailing Gojek yang diadopsi di Vietnam.

Rabu (12/9) sore, Rudiantara mengunggah cuitan lengkap dengan foto di akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya tampak ia dan Presiden Jokowi menghadiri peresmian Goviet di Hanoi, Vietnam pada Rabu (12/9).

@rudiantara_id
Teman2, bersama Bapak Presiden @jokowi di Hanoi, Vietnam, saya merasa bangga tadi bisa menyaksikan peresmian beroperasinya Go-Viet, layanan yg didukung oleh Go-Jek Indonesia di kota ini.

Rudiantara juga mengunggah beberapa cuitan soal bagaimana Indonesia sudah dapat bersaing dengan negara-negara lain dalam hal teknologi. Ia juga berharap perusahaan-perusahaan teknologi lainnya juga bakal menyusul langkah Gojek untuk membentangkan sayap ke skala regional dan internasional.

Pada awal bulan lalu, Gojek sudah resmi mengaspal di Vietnam dengan nama Goviet. Layanan tersebut dikabarkan beroperasi di 12 distrik sekitar Ho Chi Minh City.

Di awal peluncurannya, layanan Goviet baru sebatas layanan antar motor. Menurut perwakilan Goviet, platformnya akan segera meluncurkan layanan mobil dan segera memperluas operasionalnya ke kota-kota lain di Vietnam pada bulan ini.

Ditikam Sebanyak 28 Tusukan, Karyawati bank Ini Sempat Melakukan Perlawanan

Ditikam Sebanyak 28 Tusukan, Karyawati bank Ini Sempat Melakukan Perlawanan


Sibray - Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko Adi Putra memberikan keterangan terbaru terkait tewasnya wanita bernama Ela Nurhayati (42) dari Kampung Pangragajian, Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang, Kamis (13/9/2018).

Polres Cimahi dalam kasus ini telah melakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi. Dari delapan orang saksi tersebut, Niko menyebut salah seorangnya termasuk anak korban yang merupakan anak berkebutuhan khusus (ABK).

"Autopsi telah kami lakukan. Tapi, hasilnya belum. Namun, dapat dipastikan korban didapati 28 tusukan dengan ada yang mengarah ke jantung," katanya di Polres Cimahi seraya pihaknya pun telah memeriksa mantan suaminya.

Niko juga menyebut kasus Ela ini masih tahap penyidikan dengan tujuan untuk menemukan titik terang kasus pembunuhan ini.

Ketika disinggung terkait kemungkinan adanya perlawanan yang dilakukan korban kepada pelaku, Niko dengan tegas menyebut perlawanan itu ada.

"Terlihat dari kuku korban yang terkelupas. Kami lihat juga seluruh bagian vital korban, seperti mata kanan, pundak kiri, dada kiri tepat jantung tertusuk," ujarnya.

Kemudian, saat ditanyakan terkait adakah orang lain yang berada saat kejadian, Niko menegaskan bahwa korban saat itu sedang berdua dengan anaknya.

Namun, hingga kini pihak kepolisian masih kesulitan untuk mengajak komunikasi ABK tersebut.

"Di TKP itu ada dua orang saja (ibu dan anak). Tentu, kami akan periksa ABK itu dengan pemeriksaan yang khusus dengan meminta bantuan pada psikiater dan ahli," ucapnya.