Selasa, 12 Februari 2019

14 Siswa di Kota Solo Mengidap HIV/AIDS, Mereka di tolak Masuk Ke Sekolah Oleh Orang Tua Siswa Lainya

14 Siswa di Kota Solo Mengidap HIV/AIDS, Mereka di tolak Masuk Ke Sekolah Oleh Orang Tua Siswa Lainya


Sibray - Belasan siswa yang mengidap HIV/AIDS untuk sementara ditampung oleh Yayasan Lentera di rumah singgahnya di Solo. (Foto ilustrasi: kegiatan di Yayasan Lentera)

Empat belas siswa yang diduga mengidap HIV/AIDS harus meninggalkan bangku sekolah di satu sekolah dasar di kota Solo, Jawa Tengah, karena ditolak orang tua siswa lainnya lantaran takut tertular.

Upaya sosialisasi tentang HIV/AIDS yang melibatkan otoritasi setempat juga "tidak digubris" orang tua siswa sekolah tersebut, kata kepala sekolah tersebut.

"Kita sudah melakukan sosialisasi HIV/AIDS dari Puskesmas dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, tetapi orang tua siswa tetap menolak," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala sekolah SDN Purwotomo, Solo, Karwi, Selasa (12/02), seperti dilaporkan wartawan di Solo, Fajar Sodiq untuk BBC News Indonesia.

Para orang tua murid, lanjutnya, bahkan mengancam akan memindahkan anak-anaknya apabila 14 siswa yang mengidap HIV/AIDS itu tidak dipindahkan ke sekolah lainnya.

Setelah dipastikan tidak bisa melanjutkan sekolah di SD Purwotomo, belasan siswa pengidap HIV/AIDS itu sudah sepekan ini tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Intinya, orang tua siswa lainnya itu takut kalau anaknya nanti tertular HIV/AIDS," ujarnya. Penolakan itu terjadi pada Januari lalu, tambah Karwi.

Siswa-siswa itu, menurutnya, mulai menjadi siswa di sekolah itu sejak awal tahun lalu. Mereka pindah ke sekolah dasar itu karena lokasi sekolah sebelumnya digabung dengan SDN Purwotomo.

Saat itulah, lanjut Karwi, penolakan dari para orang tua siswa mulai muncul.

Di mana 14 siswa pengidap HIV/AIDS itu kini bersekolah?

Setelah dipastikan tidak bisa melanjutkan sekolah di SD Purwotomo, belasan siswa pengidap HIV/AIDS itu sudah sepekan ini tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar, kata pimpinan sebuah yayasan yang menampungnya.

Rumah tampung milik Yayasan Lentera yang dijadikan lokasi untuk menampung anak-anak pengidap HIV/AIDS.

Untuk sementara, mereka ditampung oleh Yayasan Lentera di rumah singgahnya di Komplek Makam Taman Pahlawan Kusuma Bakti, Solo, ungkap pimpinannya.

Pimpinan Yayasan Lentera, Yunus Prasetyo, membenarkan bahwa anak-anak itu sudah tidak sekolah di SD Purwotomo.

Para orang tua siswa sudah membuat surat keberatan yang meminta mereka dipindahkan, katanya.

"Kemudian persoalan itu ditindak lanjuti oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta untuk mengadakan pertemuan dan sampai sekarang anak-anak saya sudah tidak sekolah di sana. Sudah hampir satu Minggu enggak sekolah," ungkapnya.

Apakah sudah disiapkan sekolah pengganti?

Yunus mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Solo untuk mencari sekolah yang mau menerima 14 siswa tersebut.

Menurutnya, anak-anak itu berhak untuk mendapatkan pendidikan serta mendapat perlindungan dari diskriminasi.

Hak atas fotoBBC NEWS INDONESIA/FAJAR SODIQ

Obat-obatan untuk HIV/AIDS yang harus diminum anak-anak pengidap HIV/AIDS.

Sejauh ini pihaknya mendapatkan tawaran solusi. "Baik pendidikan formal maupun non formal," ungkapnya tanpa menjelaskan detilnya.

Yunus berharap mereka mendapatkan pendidikan formal seperti dilakoni anak-anak seumurnya di sekolah umum.

"Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan hak anak-anak pada umumnya," tegasnya.

"Kalau saya mintanya (sekolah) formal. Jangan dibedakan antara anak yang sakit dengan siswa yang lain. Ini hak pendidikan harus sama rata, tidak ada diskriminasi," tambahnya.

Yunus kemudian menyerahkan solusi pencarian sekolah pengganti kepada Kantor Dinas Pendidikan setempat.

Penggabungan dua sekolah dikritik

Tentang penggabungan dua sekolah yang berujung pada "pengusiran" 14 siswa pengidap HIV/AIDS, Yunus menyayangkannya.

Sebelum ada kebijakan itu, menurutnya, belasan siswa yang bersekolah di SDN Bumi merasa "nyaman dan tidak ada penolakan" dari wali murid seperti yang terjadi di SDN Purwotomo.

"Saat sekolah di SD Bumi tidak ada masalah. Mereka sudah tiga tahun sekolah di situ. Pihak wali murid enggak ada masalah dan pihak sekolah pun OK," ungkap Yunus.

"Ini masalah mulai timbul ketika ada program regrouping sekolah dari pemerintah," tambahnya.

Apa tanggapan Kantor Dinas Pendidikan Surakarta?

Kepada Bidang Pendidikan Dasar Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Wahyono, mengatakan solusi yang sedang disiapkan adalah mencarikan sekolah di sekitar lokasi penampungan Yayasan Lentera.

Pihaknya berjanji dalam waktu sepekan ini akan mengumpulkan sejumlah sekolah yang letaknya tak jauh dari rumah singgah tersebut.

"Nanti sekolah yang ada di sekitar Yayasan Lentera akan kami undang dalam Minggu ini. Karena pihak Lentera menginginkan dan diusahakan semaksimal mungkin supaya anak-anak itu sekolah formal," kata Wahyono.

"Dikumpulkannya sekolah juga akan mengundang kepala sekolah, guru dan komite itu untuk diberikan pengertian dulu," tambahnya.

Dijanjikan sosialisasi HIV/AIDS di sekolah-sekolah

Kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta berjanji akan menggelar sosialisasi tentang HIV/AIDS agar muncul kesadaran agar mereka dapat menerima anak-anak pengidap HIV/AIDS, kata Wahyono.

Menurutnya, pihaknya akan menggandeng berbagai otoritas terkait untuk bersama-sama menggelar kampanye terkait HIV/AIDS.

"Harapannya dengan komunikasi seperti itu bisa menyadarkan bahwa anak-anaik itu anak-anak kita, anak Solo, dan anak Indonesia yang usia sekolah itu harus sekolah. Kuncinya itu, harus sekolah," ujarnya.

LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live

LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live


Sibray News -  Lansiran Sibray Tekno, LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live

LinkedIn membuat fitur baru serupa dengan Bigo Live yang bisa menyiarkan tayangan video secara langsung.

Sejauh ini platform media sosial profesional ini sudah menguji coba fitur barunya tersebut kepada kalangan penguna terbatas. Direktur Manajemen Produk LinkedIn Live Pete Devies mengatakan fitur baru ini dibuat berdasarkan permintaan pengguna.

"Video adalah format yang paling cepat berkembang pada platform kami saat ini," ujar Devies.

Untuk mewujudkan fitur tersebut, LinkedIn menggandeng Wirecast dan Wowza Media System. Perusahaan memastikan akan menggandeng lebih banyak pihak untuk meningkatkan performa layanan streaming video mereka.

Fitur baru ini akan berfokus pada siaran langsung yang interaktif dan tepat waktu seperti pada acara Ask Me Anything (AMA).

Diwartakan Mashable, rencananya fitur baru ini baru akan diperkenalkan dalam sebuah acara pekan ini.

Besar kemungkinan fitur Live akan menjadi cara baru LinkedIn untuk memonetisasi bisnis mereka. Mengingat sejauh ini LinkedIn hanya menghasilkan uang dari penayangan iklan yang dipasang di platform mereka dan menjadi pemasukan cukup besar.

Terkait monetisasi iklan di tengah tayangan video, Kepala Manajemen Produk Video Linkedin Peter Roybal mengatakan pihaknya belum memiliki rencana untuk memasukkan iklan di dalam Linkedin Live.

"Mungkin iklan itu akan muncul tetapi untuk saat ini kami sedang fokus pada dampak dari penggunaan Linkedin Live," ujar Roybal seperti dilansir Techcrunch.

Kamis, 15 November 2018

UNIK BRAY! Jerman Buat Celana Dalam Yang Tak Perlu Lagi Di Cuci

UNIK BRAY! Jerman Buat Celana Dalam Yang Tak Perlu Lagi Di Cuci


Sibray - Banyak dari kalangan masyarakat yang menyuarakan soal kelestarian di lingkungan dan kampanyenya untuk melindungi dunia. Berangkat dari hal tersebut, beragam carapun dilakukan, mulai dari object penggunaan tas, pakean, membawa botol minum sendiri, sedotan berbahan seperti aluminium, hingga penggunaan sepeda ke tempat kantor.

Namun, di balik semua cara itu, ada sesuatu yang luput dari perhatian. Itu adalah soal penggunaan air untuk mencuci.

Baju yang sehari-hari dikenakan tentu tak lepas dari sentuhan air. Apalagi jika itu berkenaan dengan pakaian dalam. Rasanya ogah mengenakan pakaian dalam yang sama tanpa mencucinya. Padahal penghematan air bisa jadi salah satu cara kita menjaga kelestarian alam.

Sebuah perusahaan yang berbasis di Copenhagen, Denmark, mengembangkan pakaian dalam ramah lingkungan. Mereka menamakan serial pakaian ramah lingkungan ini 'SilverTech 2.0'.

Perusahaan Organic Basics mengklaim bahwa produk yang mereka kembangkan mampu 'mencuci sendiri' dan membunuh bakteri hingga 99,9 persen. Pemilik bisa mengenakannya setiap hari selama seminggu berturut-turut tanpa dicuci.

Dikutip dari laman Kickstarter, tak hanya pakaian dalam, perusahaan juga mengeluarkan produk lain seperti kaus, celana, pakaian dalam pria, dan kaus kaki.

Mereka mengklaim bahwa pakaian yang dikeluarkan tak cepat berkerut, mampu mengatur panas, dan awet sehingga pemilik tak perlu sering-sering membeli pakaian baru. Bahkan, tak perlu sering-sering dicuci.

Bagi perusahaan, mengurangi frekuensi mencuci pakaian dapat mewujudkan kelestarian lingkungan. "Tak hanya menghemat air, listrik, dan detergen, tapi juga pakaian jadi awet," tulis mereka dalam laman resminya. Untuk kebanyakan orang, lanjut mereka, mencuci lebih merupakan kebiasaan daripada kebutuhan.

Namun, jangka waktu kebutuhan mencuci pakaian akan bergantung pada masing-masing individu. Salah satunya adalah seberapa kuat bau badan yang dihasilkan.

Bagaimana pun, kebersihan tubuh adalah persoalan pribadi. Perusahaan mencatat ada beberapa orang sanggup mengenakan SilverTech selama sebulan tanpa di cuci. Sementara lainnya mungkin merasa perlu mencuci setelah dikenakan beberapa hari.

"Yang jelas, semakin sedikit mencuci, maka kita akan menjaga simpanan air dan CO2," tulis mereka.

Minggu, 21 Oktober 2018

Bulan Buatan di China Bakal Gantikan Cahaya Lampu Jalan

Bulan Buatan di China Bakal Gantikan Cahaya Lampu Jalan


Sibray - Bukan China namanya jika tak menunjukkan taringnya dalam bidang teknologi antariksa. Teranyar, China mengumumkan bakal meluncurkan satelit iluminasi yang dikenal sebagai 'artificial moon' alias bulan buatan.

Dikembangkan oleh Chengdu Aerospace Science and Technology Microelectronics System Research Institute, bulan 'palsu' itu dibuat untuk menerangi kota menggantikan penerangan konvensional yang umumnya menggunakan lampu-lampu jalan.

Mengutip ANTARA, bulan buatan itu akan diluncurkan pada 2020 mendatang. Pengujian satelit penerangan China itu telah dimulai sejak bertahun-tahun lalu.


Lihat juga: Lockheed Martin Pamer Konsep Roket Penjelajah Bulan

Kepala Lembaga Penelitian Sains Chengdu Aerospace, Wu Chunfeng mengklaim bahwa bulan buatan akan memberikan cahaya delapan kali lebih terang dari bulan asli.

Bulan ini juga dikatakan cukup terang menggantikan lampu jalan. Chunfeng mengatakan, satelit tersebut akan mampu menerangi area seluas 10-80 kilometer. Sementara itu, jangkauan pencahayaan yang tepat bisa dikontrol dalam beberapa puluh meter.

Mengutip Live Science, meski hanya akan bersinar di Chengdu, tapi cahaya bulan buatan itu bakal nampak di seantero China. Namun, sampai saat ini, masih sedikit yang diketahui tentang tinggi, ukuran, dan tingkat kecerahan yang dimiliki bulan buatan ini.

Rencana China meluncurkan bulan buatan ini membuat beberapa ilmuwan prihatin. Pasalnya, lampu yang dipantulkan dari angkasa bisa membawa dampak buruk bagi aktivitas hewan tertentu dan pengamatan astronomi.

Lihat juga: Robot Antariksa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid

Namun, Direktur Institut Optik Sekolah Luar Angkasa, Institut Teknologi Harbin, Kang Weimin membantahnya. Menurutnya, cahaya satelit yang dihasilkan mirip dengan cahaya saat senja dan tidak memengaruhi aktivitas hewan.

China bukan negara pertama yang mencoba membangun bulan buatan. Sebelumnya, Rusia pernah meluncurkan proyek serupa. Pada era 1990an, Rusia meluncurkan sistem pemantulan cahaya matahari ke bumi atau 'cermin ruang angkasa'.

Sistem itu dimaksudkan untuk menghasilkan cahaya setara dengan tiga hingga lima kali cahaya bulan purnama.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Tak Hanya 1 Atau 2 Kali, Ahmad Dhani 11 Kali Sandang Status Tersangka

Tak Hanya 1 Atau 2 Kali, Ahmad Dhani 11 Kali Sandang Status Tersangka


Sibray - Musisi Ahmad Dhani berbicara sesumbar terkait status tersangka yang disandangnya beberapa kali.

Suami Mulan Jameela ini diketahui menyandang status tersangka kasus pencemaran nama baik dan terkait dugaan ujaran kebencian (hate speech) di unggahan video yang dibuatnya di Hotel Majapahit Jl Tunjungan Surabaya, Minggu (26/8/2018).

Saat itu Ahmad Dhani yang tengah berada di Surabaya untuk melakukan deklarasi #2019GantiPresiden ditolak kedatangannya oleh sekelompok orang.

Atas apa yang dialaminya, Ahmad Dhani sempat berucap 'idiot' kepada kelompok orang tersebut.

Oleh karena itu dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 27 ayat 3 tentang ujaran kebencian.

Musisi yang kini berpindah haluan ke politik itu mengaku sudah lebih dari 10 kali dirinya ditetapkan tersangka oleh aparat penegak hukum.

Namun, ia tak pernah menikuti jalannya proses persidangan dan ditahan oleh polisi.

Pengakuan itu ia sampaikan di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (19/10/2018), saat hendak membuat laporan terkait persekusi yang dialaminya.

"Saya jadi tersangka ini sudah 11 kali," ucap ayah kandung Dul Jaelani itu.

TribunnewsBogor.com mengutip Tribunnews.com, dari sebelas penetapannya sebagai tersangka, Dhani mengaku baru satu kasus yang membuatnya menjalani proses peradilan yakni ketika kasus ujaran kebencian yang sedang berproses di PN Jakarta Selatan.

Ibu di Malaysia Tega Sayat Leher Empat Anaknya, Satu Bayi Tewas

Ibu di Malaysia Tega Sayat Leher Empat Anaknya, Satu Bayi Tewas


Sibray -  Seorang ibu di Malaysia Tega menyayat leher keempat anaknya hingga salah satu di antaranya yang masih berusia delapan bulan tewas.

New Straits Times melaporkan bahwa insiden ini terjadi pada Kamis (18/10) sekitar pukul 13.00 waktu setempat di sebuah resor di kepulauan Mantanani.

Suami wanita itu langsung berlari untuk mencari bantuan setelah insiden itu. Ia kemudian menemukan petugas kepolisian sedang melakukan patroli di dekat rumahnya.

"Pria itu berlumuran darah. Dia meminta bantuan dan mengatakan bahwa leher empat anaknya telah disayat," ujar seorang sumber sebagaimana dikutip kantor berita Bernama.

Setelah itu, petugas kepolisian bergegas mendatangi tempat kejadian. Di sana, mereka menemukan empat anak tergeletak di lantai bersimbah darah.

"Namun, bayinya sudah tewas. Ketiga anak lainnya luka parah di leher," kata sumber itu.

Petugas langsung membawa tiga anak atas nama Nurul Hanisa (8), Melati (7), dan Jehan (5) ke rumah sakit di Kota Belud. Sementara itu, bayi yang teridentifikasi bernama Jerry Yohanes tewas di tempat.

Sang ibu juga dibawa ke rumah sakit yang sama karena ia mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya. Sejumlah laporan menyebut perempuan itu mengalami depresi.

Jumat, 19 Oktober 2018

Cawpres Sandiaga Uno Mencari Suara Di Pasar, Sedangkan Ma'ruf Amin Di Santri

Cawpres Sandiaga Uno Mencari Suara Di Pasar, Sedangkan Ma'ruf Amin Di Santri


Sibray - Calon wakil presiden nomor urut 1, Ma'ruf Amin dijadwalkan berkunjung ke Madura, Jawa Timur, Jumat (19/10) pagi ini. Di sana Ma'ruf akan bersilaturahmi menemui ratusan ulama dan santri se-Madura, di Pesantren Al Muhajirin, Arosbaya, Madura.

Seperti dikutip Antara, berdasarkan agenda yang diterima, kunjungan silaturahim itu dikemas dalam acara Hari Santri Nasional. Acara ini akan dihadiri oleh sekitar 500 ulama dan santri se- Madura.

Ulama dan santri yang dijadwalkan hadir antara lain terdiri atas 40 ulama asal Sumenep, 40 ulama asal Pamekasan, 40 ulama Sampang, 80 Ulama Bangkalan, serta 300 orang alumni pesantren Al Muhajirin serta pasukan Banser.

Ma'ruf awalnya akan menuju pendopo Bupati Bangkalan Ra Latif. Bersama Bupati dan Ulama Khos Bangkalan, Ma'ruf kemudian menuju ke lokasi pesantren.

Ma'ruf beserta rombongan akan disambut dengan atraksi drum band dan atraksi banser.

Ia juga dijadwalkan melaksanakan salat Jumat di pesantren tersebut.

Cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno. (CNN Indonesia/Safir Makki).

Sementara itu cawapres nomor urut 2, Sandiaga Uno hari ini dijadwalkan terbang ke Padang, Sumatera Barat. Sejumlah agenda dilakoni Sandi di Kota Padang.

Salah satunya mengunjungi Pasar Raya Padang. Sandi rencananya akan melakukan dialog dengan para pedagang. Agenda dilajutkan dengan salat Jumat di Masjid Taqwa di dekat situ.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kemudian akan mengikuti acara Dialog Milenial. Selanjutnya ia menghadiri acara pelatihan OK OCE Prasasti Koordinator Sumatera Barat.

Selain itu, Sandi juga dijadwalkan bertemu dengan saudagar dan pengusaha Minang pada sore hari. Agenda diakhir dengan mengunjungi kantor redaksi salah satu grup media nasional di Padang.

Bir Bakal Jadi Barang Langka dan Mewah di Masa Depan

Bir Bakal Jadi Barang Langka dan Mewah di Masa Depan


Sibray -  Bir ibarat 'wadah' sosial. Ia kerap muncul dalam agenda berkumpul bersama teman. Kesegaran yang ditawarkan bir membuat silaturahmi menjadi lebih hangat.

Ditambah lagi dengan kemudahan untuk menemukan bir. Mulai dari pasar swalayan hingga sederet bar yang ada di kota-kota besar.

Namun, kemudahan menemukan bir itu tampaknya bakal sirna di masa mendatang. Pasalnya, masa depan bir dikaitkan dengan perubahan iklim. Disebutkan bahwa perubahan iklim bakal mengakibatkan harga bir meroket hingga dua kali lipat.


Apa yang menyebabkan harga bir bakal meroket? Jawabannya adalah biji gandum dan jelai--bahan utama pembuatan bir di dunia--yang rusak akibat perubahan iklim. Hal tersebut membuat bahan baku bir jadi barang yang sangat langka.

"Tujuan penelitian ini bukan untuk mendorong orang-orang untuk minum (bir) lebih banyak," ujar penulis studi, Dabo Guan, dari University of East Anglia, Inggris, mengutip CNN.

Lebih jauh, penelitian itu bertujuan untuk menyatakan bahwa perubahan iklim sangat memengaruhi kualitas hidup penghuni Bumi.

Beberapa negara pembuat bir diprediksi menjadi wilayah yang terkena dampak parah. Sebut saja Belgia, Republik Ceko, dan Republik Irlandia.


Mengutip The Guardian, penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nature Plants ini memperkirakan tingkat konsumsi bir bakal turun sebanyak 18 persen secara global. Sementara China--negara dengan tingkat konsumsi bir tertinggi di dunia--bakal mengalami penurunan hingga 9 persen.

Saat ini, hanya ada sekitar satu per enam biji gandum dan jelai di dunia yang masih digunakan untuk pembuatan bir. Sisanya, sebagian besar dijadikan pakan hewan ternak.

"Jika Anda tak ingin itu terjadi, satu-satunya cara adalah dengan memitigasi perubahan iklim," tegas Guan. Jika perubahan iklim ini gagal dimitigasi, bir bakal jadi 'barang mewah dan langka'.

Kamis, 18 Oktober 2018

KPK Sita Semua Dokumen Rencana Proyek Meikarta di Rumah Bos Lippo

KPK Sita Dokumen Rencana Proyek Meikarta di Rumah Bos Lippo


Sibray - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen terkait proyek pembangunan Central Business District (CBD) Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Salah satu dokumen yang disita penyidik KPK adalah soal perencanaan proyek Meikarta, proyek prestisius Lippo Group.

"KPK juga menyita dokumen perencanaan proyek Meikarta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Kamis (18/10).

Febri mengatakan sejak kemarin sampai malam ini, tim penyidik KPK menggeledah di 12 lokasi. Saat ini, kata Febri penyidik masih menggeledah dua lokasi, di Kantor Lippo Cikarang dan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) di Hotel Antero Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sementara sepuluh lokasi lain yang digeledah, di antaranya rumah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, rumah dan kantor Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, kantor PT Lippo Karawaci Tbk, di Menara Matahari, Tangerang.

Kemudian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.

Selain itu, rumah CEO Lippo Group James Riady di kawasan Tangerang, dan Apartemen Trivium Terrace.

"Lokasi-lokasi yang digeledah karena KPK menduga ada bukti yang terdapat di sana," ujarnya.

Febri menyatakan proses penggeledahan di sejumlah lokasi tersebut berjalan lancar dan tanpa ada hambatan yang berarti. Dia pun mengingatkan agar semua pihak terkait kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta ini tetap bersikap kooperatif.

"Dalam proses penggeledahan kemarin prosesnya berjalan baik. Tidak kendala berarti dalam penggeledahan," kata dia.

Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. Meikarta menjadi proyek terbesar Lippo Group selama 67 tahun grup bisnis milik Mochtar Riady itu berdiri.

Dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta ini, sedikitnya KPK menetapkan sembilan tersangka, dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima suap Rp7 miliar dari Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses perizinan Meikarta, proyek prestisius milik Lippo Group.

Teryata Bayaran Petinju Alvarez Kalahkan Messi dan Ronaldo

Teryata Bayaran Petinju Alvarez Kalahkan Messi dan Ronaldo


Sibray - Petinju Canelo Alvarez memiliki bayaran lebih tinggi dibanding dua megabintang sepak bola, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, setelah menjalin kerjasama dengan platform streaming Amerika Serikat DAZN.

Setelah mengalahkan Gennady Golovkin pada September 2017, Alvarez sepakat memiliki kontrak dengan DAZN untuk 11 pertarungan ke depan dengan bayaran mencapai £278,1 juta atau setara dengan Rp5,5 triliun untuk lima tahun ke depan.

Dengan jumlah £278,1 juta dalam lima tahun, berarti Alvarez akan mendapatkan bayaran £55,6 juta (sekitar Rp1,1 triliun) per tahun. Itu berarti per pekannya petinju asal Meksiko tersebut akan menerima gaji sebesar £1 juta (Rp1,9 miliar) per pekan.

Bayaran yang dimiliki Alavarez mengalahkan dua pesohor sepak bola dunia, Messi dan Ronaldo. Perpanjangan kontrak Messi dengan Barcelona sampai 2021 mendatang membuat pemain berjuluk La Pulga itu dilaporkan mendapat gaji sebesar £500 ribu per pekan.

Sementara Ronaldo mendapatkan bayaran sedikit lebih tinggi dari Messi setelah pindah ke Juventus dari Real Madrid. Bersama raksasa Serie A itu Ronaldo mendapat gaji £238 ribu per pekan, dikutip dari Mirror.

Bayaran Messi dan Ronaldo diklaim kalah dari petinju Alvarez. (AFP PHOTO / Josep LAGO)
Menurut Alvarez yang memiliki julukan Cinnamon, bayaran besar itu merupakan hasil kerja kerasnya. Ia senang dengan kerja sama itu karena penggemarnya tidak harus membayar mahal antara Rp1 juta sampai Rp1,2 juta untuk per pertandingan.

"Itu [kesepakatan] adalah hal yang paling penting, lebih penting dari apa yang saya buat. Sangat penting bagi saya memberikan penggemar pertarungan terbesar serta paling penting, dan saya berjanji akan selalu melakukannya," ucap Alvarez dikutip dari Express.

Pertarungan Alvarez berikutnya dijadwalkan digelar pada 15 Desember nanti saat menghadapi Rocky Fielding dalam perebutan gelar kelas menengah super WBA di Madison Square Garden.

"Pertarungan pada Desember nanti melawan Fielding adalah duel berbahaya," ucap Alvarez.

Guru dan Mantan Murid Digerebek Saat Berbuat Asusila di Tulungagung, Berikut Fakta-faktanya

Guru dan Mantan Murid Digerebek Saat Berbuat Asusila di Tulungagung, Berikut Fakta-faktanya


Sibray - Sejumlah fakta memalukan terungkap setelah polisi dan warga menggerebek rumah seorang ibu guru di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (17/10/2018) sekitar pukul 22.00 WIB.

Sang guru tertangkap basah memasukkan pemuda yang tak lain adalah mantan siswanya ke dalam rumah pada malam hari.

Akibat perbuatannya, sang guru dan murid kini harus berurusan dengan kepolisian.

Warga menggerebek rumah TA (36) di Perumahan Jepun Permai I, Tulungagung.

Di dalam rumah itu, warga menemukan BS (21), mantan muridnya di sebuah SMK Swasta di Tulungagung.

1. Pintu Rumah Tertutup

Menurut seorang warga bernama Ahmad (49), sebenarnya warga sudah tahu kedatangan BS sejak sekitar pukul 19.00WIB.

"Sepeda motornya diparkir di depan rumah," tutur Ahmad.

Hingga pukul 22.00 WIB motor itu masih berada di depan rumah, sementara pintu rumah dalam keadaan tertutup.

Warga kemudian berinisiatif menghubungi Ketua RT setempat, kemudian melapor ke Polsek Tulungagung.

2. Warga ramai-ramai datangi rumah Bu Guru

Beramai-rama warga mendatangi rumah TA dan menanyakan keberadaan laki-laki di rumahnya.

"Saat itu dia bilang sendirian di rumah. Padahal warga mendengar ada suara laki-laki," tambah Ahmad.

3. Beralasan suara lelaki dari televisi

TA beralasan dia sedang menyalakan televisi.

Suara laki-laki itu disebutnya berasal dari televisi yang menyala.

Namun warga tidak percaya begitu saja dan memeriksa ke dalam rumah.

4. Siswa Bu Guru bersembunyi di loteng

Saat itulah BS ditemukan di loteng lantai dua.

Polisi yang datang kemudian menginterogasi BS. Pemuda ini mengaku hanya bertamu biasa.
Polisi kemudian memeriksa telepon genggam miliknya. Di dalamnya ada komunikasi BS dengan TA.

Saat digerebek, TA mengaku tidak tahu keberadaan BS.

Menurutnya, saat lampu rumah mati tiba-tiba BS melompat pagar.

5. Ajakan berbuat asusila

BS ternyata mengajak TA berbuat mesum. BS malu isi telepon genggamnya dibaca, dan merebutnya dari polisi.

"Sama polisinya dia kemudian diringkus supaya tidak melawan," tutur Ahmad.

Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Tulungagung.

Karena terkait perkara perzinahan, keduanya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung.

Pernikahan LGBT Pertama di Australia Berakhir Dalam Duka

Pernikahan LGBT Pertama di Australia Berakhir Dalam Duka


Sibray - Pernikahan pertama sesama jenis di Australia ternyata berlangsung antara seorang perempuan dengan pasangannya yang dalam sakit parah tak tersembuhkan -dalam kisah yang hanya berumur 48 hari saja..

Setelah Australia mengubah undang undang-undang perkawinan Desember lalu, Jo Grant dan Jill Kindt mengajukan permohonan untuk dikecualikan dari masa tunggu resmi.

Permohonan itu dikabulkan, dan mereka menikah pada 15 Desember 2017, setelah hidup bersama selama delapan tahun.

Kurang dari tujuh pekan kemudian, pada tanggal 30 Januari, salah satu mempelai, Jo Grant meninggal karena kanker.

Pernikahan bersejarah mereka baru saja dipublikasikan di parlemen Queensland oleh Yvette D'Ath, jaksa agung negara bagian itu.

"Saya merasa terhormat untuk mengungkapkan hari ini bahwa, terlepas dari apa yang mungkin telah Anda baca di laporan berbagai media, pernikahan sesama jenis pertama di Australia sebenarnya terjadi pada tanggal 15 Desember tahun lalu di Queensland," katanya.

Sementara pengantin baru yang berduka, Jill Kind, mengatakan, "Jo dan saya hanya tercatat menikah secara sah selama 48 hari - itu pun saya syukuri."

Dalam catatan umum, pernikahan pertama setelah berlakunya undang-undang baru, dilakukan oleh sejumlah pasangan lesbian dan gay di Australia pada Selasa (09/01).

Undang-undang yang mengizinkan pasangan pernikahan sesama jenis baru mulai berlaku enam hari sebelumnya, menyusul pemungutan suara dan persetujuan parlemen yang menentukan. Namun secara resmi baru bisa berlangsung beberapa waktu kemudian. Betapa pun, sejumlah orang yang diberi izin khusus untuk menikah segera.

Sejumlah pasangan sesama jenis lainnya yang juga diizinkan menikah tanpa melalui masa tunggu, termasuk pasangan yang juga salah satunya menderita penyakit yang parah dan sudah tak tersembuhkan.

Adapun pasangan Jo Grant dan Jill Kindt menikah dalam upacara pribadi di kebun mereka di Sunshine Coast, dikelilingi oleh sanak keluarga. Jaksa Aung Yvette D'Ath mengatakan bahwa perkawinan tersebut diungkap sekarang ke parlemen dengan izin keluarga.

Dia mengatakan bahwa para petugas berwenang, saat itu bekerja keras agar memungkinkan pernikahan Grant dan Kindt terjadi secepatnya.

Menurutnya, para staf dari Dinas Kelahiran, Kematian dan Perkawinan di Queensland berkendara sekitar 100 km untuk membawa dokumen pernikahan kepada kedua mempelai

Upacara berlangsung dalam waktu 24 jam setelah permohonan pernikahan disetujui.

Jo Grant menderita suatu 'kanker langka' dan sudah menjalani perawatan paliatif sejak beberapa waktu.

Sebelum pernikahan itu, Jo Grant dan Jill Kindt telah menandai cinta mereka dalam sebuah 'upacara ikatan kasih' pada tahun 2013.

"Kami menganggap diri kami sudah menikah (pada 2013), walaupun secara legal baru melakukannya," (pada 15 Januari 2017), kata Jill Kindt, seperti dikutip Australian Broadcasting Corp.

Bos Twitter Sebut Pemilih Brexit Jadi Korban Dari Gelembung Filter

Bos Twitter Sebut Pemilih Brexit Jadi Korban Gelembung Filter


Sibray - Twitter mengklaim warga Inggris yang memberikan suara untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit) telah menjadi korban 'gelembung filter'. Mereka seharusnya menawarkan perangkat kepada pengguna yang mengikuti akun Vote Leave. Sehingga mereka tetap bisa melihat cuitan dari kampanye tetap.

Dilansir dari The Telegraph, pendiri Twitter Jack Dorsey mengungkapkan dirinya merasa salah karena memelihara gelembung filter.

Gelembung filter atau filter bubble merupakan istilah yang menggambarkan bagaimana seseorang menggunakan media sosial mengembangkan perspektif satu sisi atau politik. Hal ini terjadi karena pengguna hanya berinteraksi dengan akun yang memiliki latar belakang atau sentimen yang serupa.

Dorsey menggunakan kasus Brexit sebagai contoh di mana Twitter berkontribusi pada kasus tersebut.

"Selama Brexit, jika saya harus mengikuti 'Vote Leave', saya mungkin akan melihat sebagian besar dari Vote Leave. Tetapi mungkin ada beberapa tweet yang berlawanan yang dibaca," ujarnya Senin, (15/10).

"Karena kebanyakan orang mengikuti akun Vote Leave dan Vote Leave people, kami tidak memberi mereka alat untuk memecah gelembung filter," tambahnya.

Dorsey meyakinkan bahwa perusahaan tak melakukan 'shadow banning' dan bahwa kurangnya visibilitas adalah kesalahan komputer. Dia mengakui bahwa bias internal ada di antara jajarannya sebagai tenaga kerjanya, seperti kebanyakan startup di Silicon Valley.

Dia kemudian mengakui bahwa beberapa karyawan "merasa dibungkam" oleh suara dominan liberal di Twitter dalam sebuah wawancara dengan New York Times.

Departemen Kehakiman AS sedang mempertimbangkan apakah akan menginvestigasi Twitter, Facebook dan perusahaan media sosial lainnya karena melumpuhkan kebebasan berbicara setelah Donald Trump menuduh mereka bias.

Ada 'penembakan' Lagi di DPR: Kali ini lantai 10 dan 20, ruang kerja anggota Demokrat dan PAN

Lagi, 'penembakan' di DPR: Kali ini lantai 10 dan 20, ruang kerja anggota Demokrat dan PAN


Sibray - Dua hari usai insiden 'peluru nyasar' di dua ruangan anggota DPR, pada Rabu (17/10) ditemukan bekas lubang peluru di dua ruang kantor anggota DPR lain.

Peluru pertama ditemukan di ruang 1008, yang merupakan ruangan kerja Vivi Sumantri Jayabaya, anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat.

Peluru kedua ditemukan di ruang 2003, yang merupakan ruang kerja anggota DPR dari Fraksi PAN, Totok Daryanto.

Namun menurut pemberitaan, peluru-peluru itu sudah ditemukan Selasa (16/10) dan baru dilaporkan hari Rabu ini.

"Di lantai 10, ruangan 1008, ada sobekan di plafon tembok di bawah yang tembus ke lemari," kata Kabiro Pemberitaan DPR Hani Tahapari kepada wartawan.

Sementara di ruang 2003, bekas peluru tampak di sebuah sudut kaca jendela.

"Dari tanda-tandanya, keduanya sepertinya peluru nyasar seperti yang kita temukan di lantai 13 dan lantai 16, Senin kemarin," kata Hani Tahapari.

Sementara itu Totok Daryanto, sedang tidak ada di ruangannya ketika peluru itu ditemukan. Kepada Metro TV, anggota Fraksi PAN itu mengatakan bahwa ruangannya memang berhadapan dengan Lapangan Tembak Senayan.

"Saya kira peluru itu kejadiannya bukan hari ini, saya kira itu dari rangkaian kejadian yang sama, Senin lalu itu," katanya.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan stafnya, bekas peluru baru diketahui Selasa kemarin.

"Staf saya melihat ada retakan di sudut kaca jendela, setelah diperiksa, diyakini itu berasal dari peluru. Tetapi pelurunya tidak masuk. Jadi hanya merusak kaca jendela, dan pelurunya tampaknya mental ke luar jendela," tambahnya.

Vivi Sumantri dari Fraksi Demokrat, mengatakan hal senada.

"Tahunya saat salat Magrib, Selasa kemarin, seorang staf saya melaporkan adanya lubang itu. Kebetulan, hari Senin, saya tidak di ruangan. Nah, baru (Rabu, 17/10) tadi, sekitar jam 9, dicek, ditemukan bekas peluru di lemari itu," kata Vivi Sumantri, dalam jumpa pers di ruang Fraksi Demokrat, bersama Eddy Bhaskoro, Ketua Fraksi Demokrat DPR.

Eddy Bhaskoro alias Ibas yang baru meninjau ruangan 1008 tempat ditemukannya bekas peluru itu mengusulkan "agar lapangan tempat latihan Perbakin dipindahkan, ... dan sementara ini dihentikan dulu kegiatannya," katanya dalam jumpa pers itu.

Polisi masih sedang dalam perjalanan ke lokasi kejadian.

Dalam peristiwa hari Senin polisi sudah menahan dua anggota Perbakin yang diduga sebagai orang yang melepaskan tempakan-tembakan itu, dalam latihan 'tembak reaksi' di lapangan tembak Senayan, tak jauh dari Gedung DPR.

"Pelaku insiden itu, anggota Perbakin dari Tangerang Selatan, sudah ditemukan dan akan dilakukan tindakan hukum," kata juru bicara Polri Irjen Setyo Wasisto dalam jumpa pers saat itu, yang dilakukannya bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Saat itu, peluru menembus ruangan kerja anggota DPR dari Partai Gerindra, Wenny Warouw, dan anggota DPR dari Partai Golkar, Bambang Heri Purnama.

Baik Wenny maupun Bambang Heri adalah anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum dan keamanan.

Gambar-gambar lubang bekas peluru beredar di media sosial.

Sempat muncul dugaan bahwa ini bukan merupakan kecelakaan, namun spekulasi tentang konspirasi politik segera mereda, karena kedua orang anggota DPR itu berasal dari dua partai yang berseberangan dalam pemilihan presiden 2019.

Wenny Warouw dari Partai Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto, sedangkan Bambang Heri berasal dari Partai Golkar yang mendukung Jokowi.

Menhub Pasrah 2 Anak Buah Jadi Tersangka Peluru Nyasar

Menhub Pasrah 2 Anak Buah Jadi Tersangka Peluru Nyasar


Sibray - Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan dua pegawai negeri sipil Kementerian Perhubungan sebagai tersangka peluru nyasar ke Gedung DPR. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan menyerahkan urusan itu sepenuhnya kepada aparat.

"Saya serahkan pada hukum, hukum kan bicara satu sanksi bagi semua orang tidak terkecuali aparatur sipil negara," kata Budi usai peluncuran Automatic Identification System ITS di Jakarta, Rabu (17/10).

Budi mengaku prihatin dua anak buahnya menjadi tersangka karena kelalaian mereka, saat kegiatan menembak di Lapangan Tembak Senayan.

"Itu sebenarnya kegiatan individu, saya prihatin, itu satu perbuatan yang tidak patut," kata Budi.

Terkait kegiatan menembak di jam kerja aparatur sipil negara, Budi mengatakan hal itu bisa menjadi salah satu hal yang memberatkan kedua tersangka di persidangan.

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan IAW dan RMY sebagai tersangka insiden peluru nyasar ke ruang kerja anggota DPR.

Kedua tersangka menembakkan peluru dari tempat lapangan menembak di bilangan Senayan, Jakarta.

Saat ini kedua ASN masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian dan akan menunggu proses tersebut selesai.