Update

Jumat, 28 Juni 2019

Dokter kesuburan kehilangan izin praktik setelah ketahuan gunakan spermanya sendiri

Dokter kesuburan kehilangan izin praktik setelah ketahuan gunakan spermanya sendiri


Sibray - Badan regulator medis Kanada secara resmi mencabut izin praktik seorang dokter kesuburan yang menggunakan spermanya sendiri untuk menghamili pasiennya.

Sekolah Tinggi Dokter dan Ahli Bedah Ontario menyebut tindakan Norman Barwin, yang sudah pensiun, "sangat tercela".

Badan pengawas dokter itu meluncurkan penyelidikan atas tuduhan yang dilayangkan kepada Barwin pada 2016.

Perbuatan yang dituduhkan terhadap sang dokter terjadi pada tahun 1970-an dan melibatkan pasien dari setidaknya dua klinik kesuburan di Ontario.

Berbicara mewakili panel disipliner di Toronto pada hari Selasa (25/06), Dokter Steven Bodley mengatakan "sayang sekali" bahwa satu-satunya sanksi yang bisa mereka jatuhkan ialah mencabut lisensi Dokter Barwin dan mengeluarkan kecaman publik serta mengenakan denda.

"Anda mengkhianati [kepercayaan pasien Anda] dan, dengan tindakan Anda, sangat merugikan individu dan keluarga mereka serta menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki yang dampaknya akan terasa selama beberapa generasi," katanya.

Sekarang berusia 80 tahun, Dokter Barwin tidak muncul di hadapan panel disipliner dan diwakili oleh seorang pengacara. Dia telah berhenti praktik sejak 2014.

Apa saja tuduhan terhadap Dokter Barwin?

Menurut pernyataan fakta yang dirilis regulator, mereka telah mendokumentasikan 13 kasus. Dalam semua kasus itu, Dokter Barwin menggunakan sperma miliknya sendiri atau milik orang tak dikenal untuk menghamili pasiennya.

Pengacara Dokter Barwin tidak menentang pernyataan fakta atas namanya.

Carolyn Silver, yang bertindak sebagai jaksa untuk Sekolah Tinggi Dokter dan Ahli Bedah Ontario, menyebut tindakan Dokter Barwin "penipuan yang tidak dapat dimaafkan".

"Tindakannya yang mengejutkan akan meninggalkan noda yang tidak terhapuskan pada profesi ini," katanya kepada panel saat persidangan pada hari Selasa.

Dokter Barwin pernah diskors oleh perguruan tinggi itu pada tahun 2013, karena membuahi tiga pasien dengan sperma yang salah.

Regulator meluncurkan penyelidikan terbaru ketika sebuah gugatan menyebutkan bahwa 50 hingga 100 anak dikandung setelah ibu mereka menerima semen yang salah dari Dokter Barwin; dan 11 anak secara genetik cocok dengan dokter kesuburan itu.

Tidak satupun dakwaan dalam gugatan tersebut disidangkan di pengadilan sipil.

Apa kata para korbannya?

Panel mendengar pernyataan dari empat korban Dokter Barwin.

Rebecca Dixon, yang keluarganya saat ini menggugat sang dokter, mengatakan "seluruh identitasnya dipertanyakan" ketika pada usia 25 ia mengetahui bahwa Dokter Barwin adalah ayah kandungnya.

Keluarga Dixon menemui Dokter Barwin pada tahun 1989 untuk membantu mereka hamil, dan Rebecca lahir setahun kemudian.

Rebecca mengatakan gagasan bahwa Dokter Baldwin adalah ayah biologisnya "membuat saya terpukul — itu membuat saya merasa terkontaminasi".

Ia mengatakan dampak dari tindakan lancung sang dokter tertanam dalam DNA-nya dan kelak akan ia wariskan kepada anak-anaknya.

Rebecca berkata bahwa ia telah menemukan 15 saudara kandung sejak mengetahui tentang latar belakang biologisnya.

Pasien lain dari Dokter Baldwin – yang identitasnya dirahasiakan – menemukan bahwa sperma dari donor yang tidak dikenal, dan bukan suaminya, telah digunakan untuk membuahinya ketika ia meminta bantuan Dokter Barwin.

"Saya merasa dilecehkan – kotor – hampir seolah-olah saya telah diperkosa," katanya ketika mengetahui bahwa ia telah diinseminasi dengan materi genetik orang asing.

Seorang ayah, yang identitasnya juga dilindungi, menggambarkan perasaannya ketika mengetahui bahwa anak-anaknya bukan anak kandungnya sebagai "empat hantaman di perut".

"Bayangkan siksaan yang lambat ketika menyaksikan anak-anak saya semakin besar, semakin tidak mirip saya," ujarnya.

Deddy Corbuzier : HINAAN DAN CACIAN SAAT ANDA MUALAF


Sibray - Berikut adalah video Deddy Corbuzier tentang bagaimana dia menghadapi Hinaan dan Cacian saat menjadi Mualaf.

Dalam Video yang berjudul "Astaghfirullah Al adzim.. HINAAN DAN CACIAN SAAT ANDA MUALAF" yang bisa kalian tonton diatas menunjukan bagaimana dia mendapat hinaan dan cacian itu kemudian dia memberikan cara untuk menghadapinya.

Selamat untuk Deddy Corbuzier yang telah menjadi Mualaf, dan selemat menonton bray!

Bagi Politisi Yang Melanggar dan Bikin Hoak, Twitter Akan Sembunyikan Twitnya!

Bagi Politisi Yang Melanggar dan Bikin Hoak, Twitter Akan Sembunyikan Twitnya!


Sibray - Twitter mengatakan bahwa mereka akan menyembunyikan twit dari para pemimpin negara dan politisi yang melanggar aturannya tapi tetap dibiarkan berada di platform media sosialnya "demi kepentingan umum".

Twit dari pejabat pemerintah terkemuka yang melanggar aturan platform tapi tidak dihapus akan disembunyikan di balik label pemberitahuan.

Perusahaan media sosial itu mengakui bahwa mereka tidak secara jelas mengkomunikasikan banyak keputusan mereka di masa lalu.

Tapi langkah baru ini hanya akan diterapkan pada twit yang dikirim setelah 27 Juni.

Kenapa langkah baru ini diambil?

Para pengkritik Twitter mengatakan platform tersebut tidak menerapkan aturannya secara merata, membiarkan politisi yang melanggar aturan tentang caci maki, pelecehan, dan hasutan.

Di masa lalu, Twitter membela beberapa keputusannya dengan mengatakan bahwa twit yang dimaksud "layak diberitakan".

Contohnya, pada September 2017 perusahaan itu memutuskan untuk tidak menghapus sebuah twit kontroversial dari Presiden AS Donald Trump.

Dalam twit tersebut, Trump mengatakan: "Baru saja mendengar Menteri Luar Negeri Korea Utara berbicara di PBB. Jika dia menyampaikan pemikiran sang Little Rocket Man (julukan Trump untuk pemimpin Korea Utara Kim Jong-un -red.), mereka tidak akan ada lagi!"

Banyak orang menafsirkan pesan itu sebagai ancaman bagi Korea Utara.

Meskipun Twitter memutuskan bahwa kiriman tersebut layak diberitakan, tidak ada indikasi akan hal tersebut di aplikasi maupun situs web Twitter.

Siapa yang terdampak?
Twitter tidak mengatakan apakah ada politisi tertentu yang mengilhami perubahan aturannya.

Twit yang ditempatkan di belakang label pemberitahuan baru tidak akan lagi muncul dalam hasil pencarian dan tidak akan dipromosikan oleh algoritma platform.

Kebijakan baru ini hanya akan diterapkan pada pengguna yang:


  • Merupakan atau mewakili pejabat pemerintahan, mencalonkan diri sebagai pejabat pemerintahan atau dipertimbangkan untuk posisi tertentu
  • Memiliki lebih dari 100.000 pengikut
  • Memiliki akun Twitter yang terverifikasi


Bagaimanapun, Twitter berkata bahwa dalam beberapa kasus – misalnya ancaman kekerasan yang bersifat langsung dan segera – twit akan tetap dihapus.

Perusahaan mengatakan bahwa kebanyakan pengguna "mungkin tidak akan sering menemukan" label pemberitahuan baru itu.

"Ini sebuah langkah, meskipun kecil, di arah yang benar," kata Dr. Zoetanya Sujon dari London College of Communication.

"Tentu saja, ini tidak menghentikan rasisme atau disinformasi politik. Dan tidak akan memberi dampak yang berarti pada masalah pelecehan di Twitter.

"Mari kita berharap ini dapat mendorong praktik yang lebih baik di seputar regulasi tentang disinformasi, pidato kebencian, dan hasutan dalam diskusi politik dan publik di Twitter."

Namun, Twitter mungkin akan menghadapi tuduhan penyensoran ketika pertama kali menempatkan twit politisi di belakang label pemberitahuan barunya.

Perusahaan itu mengatakan twit-twit lama tidak akan disembunyikan di balik label pemberitahuan, dan tidak dapat diprediksi kapan langkah baru ini akan diterapkan untuk pertama kali.

Menikah Itu Bukan Tentang Berapa Lama Mengenal, tapi Bagaimana Kalian Berkomunikasi

Menikah Itu Bukan Tentang Berapa Lama Mengenal, tapi Bagaimana Kalian Berkomunikasi


Sibray - Menikah adalah tentang komitmen. Bagaimana kalian sebagai pasangan bisa menjalani hubungan yang harmonis. Untuk itulah memahami satu sama lain sangat penting. Membicarakan tujuan dari kalian menikah apa harus dibicarakan dengan baik. Jangan hanya mengandalkan cinta saja, rasa yang tidak bisa dikomunikasikan dengan baik pun akan percuma.

Banyak orang menganggap lamanya satu hubungan dihubungkan dengan berapa lama kita saling mengenal satu sama lain. Padahal, langgengnya satu hubungan tidak ada hubungannya dengan berapa lama kita saling mengenal.

Pernikahan yang langgeng dan harmonis tidak selalu masalah cinta. Namun bagaimana cara kalian berkomunikasi dengan pasangan. Kesamaan visi dan misi dalam memandang pernikahan pun sangat penting.

Hal yang Harus DiSepakati Sebelum Menikah

Sebelum memutuskan menikah dengan pasangan, ada baiknya kalian membicarakan hal-hal prinsip dalam hidup kalian. Tidak hanya membahas seberapa besar cinta kalian, dan bagaimana kalian bisa saling support saat kondisi kalian sedang baik maupun tidak.

Berikut ini adalah hal yang perlu kalian sepakati sebelum memyuskan menikah. Simak penjelasannya di bawah ini:

Bagaimana kalian memandang karier masing-masing pasangan?


  • Dimana kalian akan tinggal setelah menikah?
  • Bagaimana kalian berbagi pekerjaan rumah?
  • Bagaimana kalian memandang uang dan agama?
  • Seberapa penting anak dalam pernikahan?
  • Bagaimana jika kalian tidak memiliki anak?
  • Bagaimana kalian menyikapi konflik dalam rumah tangga?
  • Bagaimana kehidupan seks yang kalian idamkan?


Menjawab pertanyaan dan mendiskusikan hal tersebut di atas, akan membantu untuk mengendalikan konflik di masa depan. Pernikahan memang menyatukan dua pemikiran. Jelas berbeda dan tidak sama. Namun, menyamakan persepsi tentang sebuah persoalan akan meringankan langkah kalian di masa depan.

Jadi, sudahkah kalian siap untuk menikah bray?

Sumber. fimela.com

Sering Memakan Makanan Kemasan Seperti Ini, Akan Buat Kamu Malas Berolahraga Bray!

Sering Memakan Makanan Kemasan Seperti Ini, Akan Buat Kamu Malas Berolahraga Bray!


Sibray - Malas berolahraga tak hanya disebabkan karena lelah atau tak punya waktu. Penelitian terbaru justru menemukan, penyedap dan pengawet makanan dapat menyebabkan rasa malas olahraga.

Studi dari University of Southwestern Medical Center, Amerika Serikat, menemukan hubungan antara penyedap dan pengawet makanan dengan kurangnya aktivitas fisik.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation ini mendapati bahan pengawet yang biasa ditemukan dalam soda dan daging olahan dapat menyebabkan orang malas berolahraga.

Studi ini dilakukan dengan menguji aktivitas fisik pada hewan dan manusia. Pertama, peneliti memberi makan dua kelompok tikus.

Salah satu kelompok tikus diberikan tiga kali lebih banyak kandungan fosfat yang biasa digunakan sebagai penyedap dan pengawet makanan. Fosfat yang dipakai untuk membuat makanan lebih segar ditemukan dalam makanan ikan kaleng, sosis, dan makanan panggang.

Setelah 12 pekan, tikus yang mengonsumsi fosfat lebih banyak ditemukan kurang bergerak dan memiliki metabolisme pembakaran lemak yang terganggu dibanding tikus yang tidak mengonsumsi zat adiktif tersebut.

Eksperimen kedua dilakukan dengan pengujian pada 1.603 orang. Mereka menggunakan alat pelacak kebugaran selama tujuh hari.

Orang yang mengonsumsi lebih banyak bahan penyedap dan pengawet ternyata melakukan lebih sedikit olahraga atau aktivitas fisik. Secara keseluruhan, mereka juga lebih banyak duduk dibandingkan yang mengonsumsi sedikit micin.

Mengutip The Independent, secara umum 25 persen orang dewasa di AS mengonsumsi tiga hingga empat kali jumlah fosfat yang disarankan setiap harinya.

Mengutip Medical News Today, temuan ini membuat peneliti berharap ada perubahan dalam industri makanan seperti menerapkan label yang jelas.

"Saya pikir mungkin sudah saatnya bagi kita untuk mendorong industri makanan untuk menempatkan ini pada label sehingga kita dapat melihat berapa banyak fosfat masuk ke makanan kita," kata peneliti dr Wanpen Vongpatanasin.

Kamis, 27 Juni 2019

Pembuktian Cinta Sejati Itu Dengan Menikahi, Bukan Dengan Coklat!

Pembuktian Cinta Sejati Itu Dengan Menikahi, Bukan Dengan Coklat!


Sibray - Bray! Hari yang ditunggu oleh sepasang muda-mudi yang terperdaya yaitu hari valentine yang diklaim sebagai hari cinta dan kasih. Padahal sudah banyak tersebar mengenai kisah yang sebenarnya mengenai asal usul hari Valentine. Tentu saja hukum merayakannya sudah jelas yaitu HARAM.

Adalah tepatnya sang pemudi yang lebih banyak tertipu daya, sang pemuda membuktikan cinta dengan sekedar surprise ungkapan romantis manis berbalut kata puitis, kemudian buah tangan yang terbingkis berisi coklat dan sepenggal kalimat yang membuat pemudi melayang ke langit impian. Sedangkan sang pemudi terperdaya dengan membuktikan cinta dengan keperawanan atau apalah, yang seharusnya itu dipersembahkan untuk suami halalnya kelak.

Pembuktian cinta hanya dengan menikah
Jika ada mengakui mencinta tetapi tidak menikahi atau segera menikahi maka itu semua hanya cinta kasih yang menjelma saja dalam pandangan mata yang berfatamorgana. Walaupun yang diumbar adalah sajak romantis yang mengalahkan merdu kicauan burung, walaupun sentuhan sayang yang dibelai mengalahkan tetesan embun dan walaupun buah tangan yang diberi adalah rangkaian melati bersanggul jelita. Semuanya tanpa pernikahan adalah semi palsu bahkan tipu daya.

Mengapa? karena orang yang paling mengetahui hakikat pembuktian cinta mengatakan bukti cinta adalah menikah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لم ير للمتحا بين مثل النكاح

“Tidak diketahui [yang lebih bermanfaat] bagi dua orang yang saling mencinta semisal pernikahan”1

Ulama pakar hati Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullahu berkata, “sungguh para dokter dan yang lainnya bersepakat dalam pandangan orang-orang yang berakal mengenai pengobatan, bahwa obat dari penyakit ini [mabuk cinta] adalah bertemunya dua ruh dan menempelnya dua badan [yaitu menikah]”.2

Sekali lagi, pembuktian cinta hanya dengan menikah!

Cinta prematur dan cinta lelehan lilin
Sebagian manusia terpedaya dengan cinta prematur, cinta yang belum takdir waktunya untuk diturunkan dari langit. Akan tetapi nafsu merenggut dan menarik paksa sehingga ia turun tertatih, cinta seadanya yang dipaksakan bertahan hidup. Atau mungkin akan lenyap dalam beberapa saat karena ia lahir sebelum garis batas waktunya yaitu pernikahan.

Cinta yang diumbar adalah cinta seumur hidup, padahal ikatannya masih belum mempuyai simpul dan tidak jelas. Cinta yang dikira tulus kepada diri dan jiwanya padahal ia hanya cinta kepada kecantikan rupa, hanya cinta pada harta dan kedudukan. Ketika kecantikan bersaing kuat berlomba dengan usia, maka kecantikan perlahan menyerah. Ketika hilang kecantikan, hilanglah cinta, kemana lagi rayuan yang dulu, kemana lagi buah tangan yang dulu, kemana lagi roman picisan. Apakah telah meleleh lebih cepat dari lelehan lilin yang membakar lenyap diri sendiri?

Mereka mengatakan cinta seumur hidup? Walupun benar, Jika umur telah menjadi perkara malaikat maut, maka usailah cinta, hanya sekedar menjadi sejarah di dunia yang sebentar lagi dilupakan oleh orang-orang karena episode generasi selanjutnya sudah menunggu. Karena semua yang ada di dunia ini adalah akan sirna, termasuk cinta yang hanya mentok dengan cita-cita ujung dunia saja. Allah Azza wa Jalla berfirman,

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa.” (QS. Ar-Rahman: 26)

Dan bisa jadi jika orang yang saling mencintai di dunia tanpa landasan cinta Allah akan menjadi saling bermusuhan di akhirat, Allah Azza wa Jalla berfirman,

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Orang-orang yang (semasa di dunia) saling mencintai pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertaqwa” (QS. Az Zukhruf: 67).

Duhai para wanita dan insan yang mencari cinta, apakah ini cinta yang engkau cari? Cinta yang berumur sehari saja? Atau berumur semalam di malam Valentine?

@Pogung Kidul, Yogyakarta tercinta



1 HR. Ibnu Majah no. 1847, Al-Hakim 2/160, Al-Baihaqi 7/78 dishahihkan oleh Al-Albani dalam As- silsilah As-shahihah no. 624

2 Raudhatul Muhibbin hal. 212, Darul Kutub Ilmiyah, Beirut, 1403 H, Asy-Syamilah



Sumber. Muslim.or.id

Apapun Hasil Sidang putusan MK, Pendukung Prabowo akan berdemo meski dilarang polisi

Apapun Hasil Sidang putusan MK, Pendukung Prabowo akan berdemo meski dilarang polisi


Sibray - Kepolisian melarang unjuk rasa di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi saat pembacaan putusan atas gugatan hasil pilpres, Kamis (27/06) besok.

Polisi menilai demonstrasi yang diklaim digelar secara damai tetap berpotensi ricuh dan rentan disusupi provokator hingga pelaku teror.

Namun sekelompok orang tetap bersikeras melakukan unjuk rasa di sekitar MK. Mereka berasal dari beberapa organisasi seperti Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF).

Tapi mereka mengatakan unjuk rasa itu tidak untuk mendukung kemenangan salah satu pasangan capres-cawapres.

Juru Bicara Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menyebut larangan unjuk rasa di sekitar gedung MK diputuskan untuk mencegah kericuhan yang terjadi di kantor Bawaslu, 21-22 Mei lalu.

Dedi berkata, saat itu kericuhan pecah menyusul demonstrasi yang diklaim pendukung Prabowo Subianto berlangsung damai. Dalam catatan sejumlah lembaga swadaya masyarakat, sembilan orang meninggal dunia dalam kerusuhan tersebut.

"Koordinator lapangan unjuk rasa tidak akan bisa mengatur massa dalam jumlah banyak. Psikologi massa sangat susah dikendalikan," ujar Dedi via telepon kepada BBC News Indonesia, Selasa (25/06).

"Massa itu akan sangat mudah diprovokasi oleh pihak yang ingin aksi damai jadi rusuh. Mereka juga mudah disusupi pelaku terorisme. Itu kan berbahaya," kata Dedi.

Polri mengerahkan 47.000 personel dalam operasi pengamanan gedung MK hingga akhir pekan ini. Sekitar 17.000 personel di antaranya merupakan tentara.

"Di MK tidak boleh ada unjuk rasa. Kami sudah sampaikan itu sejak beberapa minggu lalu. MK harus steril," tutur Dedi.

Rencana unjuk rasa menjelang dan saat pembacaan putusan gugatan sengketa pilpres didengungkan Abdullah Hehamahua. Ia pernah menjadi penasihat pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sebelum itu, Abdullah membentuk Partai Islam Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) pada pemilu tahun 1999.

"Kami ingin berikan dukungan moral untuk hakim MK agar mereka tidak merasa diintervensi oleh pihak eksternal atau internal, pejabat pemerintah atau militer, supaya mengadili sesuai fakta di lapangan dan persidangan," ujarnya saat dihubungi.

Abdullah berkeras berdemo ke sekitar gedung MK, pada 26 dan 27 Juni ini. Ia mengaku telah memberi surat pemberitahuan ke kepolisian, meski dibantah Polri.

Sekitar 5.000 orang disebut Abdullah bakal mengikuti demonstrasi itu. Selama sidang sengketa pilpres bergulir di MK, Abdullah dan kelompoknya juga berunjuk rasa, namun dengan peserta yang tak mencapai angka ratusan orang.

Abdullah menyebut demo kelompoknya bakal berlangsung damai.

"Aksi kami sudah sejak 14, 18, 21, dan 24 Juni. Tidak terjadi apa-apa. Saya jamin, sebelum jam lima sore kami sudah bubar. Kalau ada provokasi setelahnya, itu bukan kami," kata Abdullah.

Kepolisian menetapkan unjuk rasa terkait pilpres hanya dapat digelar di Tugu Tani, Jakarta. Lokasi itu berjarak antara dua hingga tiga kilometer dari gedung MK.

Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, kepolisian akan membubarkan secara paksa kelompok massa yang akan menuju gedung MK, Kamis besok (27/06).

"Sidang disiarkan langsung di televisi, buat apa masyarakat datang ke MK?" kata Dedi.

Namun Abdullah Hehamahua menganggap keberadaan kelompoknya di sekitar gedung MK merupakan dukungan pada pemilu yang jujur dan adil.

Abdullah enggan kelompoknya disebut sebagai dukungan untuk Prabowo. Ia mengklaim berdemo agar MK mengambil sikap atas sejumlah petugas pemungutan suara yang meninggal dunia selama proses pemilu, April lalu.

"Kami tidak bicara soal 01 atau 02. Ini bukan soal Prabowo, saya tidak pernah ketemu dia atau Sandiaga. Kami mendukung putusan sesuai fakta hukum," ujarnya.

Walau begitu, kolega Abdullah dalam rencana aksi jalanan di MK selama ini secara terang-terangan menyokong Prabowo dalam pilpres: FUI, FPI, dan GNPF Ulama. Keterlibatan kelompok ini, klaim dia, menjadikan aksi jalanan itu sebagai wadah menyuarakan keinginan umat Islam.

Kepolisian belum mengungkap para pihak di balik kematian sembilan orang dalam kisruh 22 Mei. Di sisi lain, Komnas HAM menduga dua korban kehilangan nyawa akibat peluru tajam.

Di luar itu, Polri menduga ada upaya pembunuhan terhadap empat pejabat negara, antara lain Menko Polhukam Wiranto dan Kepala BIN, Budi Gunawan.

Sejumlah orang ditetapkan menjadi tersangka pascakericuhan 21-22 Mei lalu. Dua di antaranya merupakan purnawirawan TNI, yaitu Soenarko dan Kivlan Zen.

Selasa, 12 Februari 2019

14 Siswa di Kota Solo Mengidap HIV/AIDS, Mereka di tolak Masuk Ke Sekolah Oleh Orang Tua Siswa Lainya

14 Siswa di Kota Solo Mengidap HIV/AIDS, Mereka di tolak Masuk Ke Sekolah Oleh Orang Tua Siswa Lainya


Sibray - Belasan siswa yang mengidap HIV/AIDS untuk sementara ditampung oleh Yayasan Lentera di rumah singgahnya di Solo. (Foto ilustrasi: kegiatan di Yayasan Lentera)

Empat belas siswa yang diduga mengidap HIV/AIDS harus meninggalkan bangku sekolah di satu sekolah dasar di kota Solo, Jawa Tengah, karena ditolak orang tua siswa lainnya lantaran takut tertular.

Upaya sosialisasi tentang HIV/AIDS yang melibatkan otoritasi setempat juga "tidak digubris" orang tua siswa sekolah tersebut, kata kepala sekolah tersebut.

"Kita sudah melakukan sosialisasi HIV/AIDS dari Puskesmas dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Solo, tetapi orang tua siswa tetap menolak," kata pelaksana tugas (Plt) Kepala sekolah SDN Purwotomo, Solo, Karwi, Selasa (12/02), seperti dilaporkan wartawan di Solo, Fajar Sodiq untuk BBC News Indonesia.

Para orang tua murid, lanjutnya, bahkan mengancam akan memindahkan anak-anaknya apabila 14 siswa yang mengidap HIV/AIDS itu tidak dipindahkan ke sekolah lainnya.

Setelah dipastikan tidak bisa melanjutkan sekolah di SD Purwotomo, belasan siswa pengidap HIV/AIDS itu sudah sepekan ini tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Intinya, orang tua siswa lainnya itu takut kalau anaknya nanti tertular HIV/AIDS," ujarnya. Penolakan itu terjadi pada Januari lalu, tambah Karwi.

Siswa-siswa itu, menurutnya, mulai menjadi siswa di sekolah itu sejak awal tahun lalu. Mereka pindah ke sekolah dasar itu karena lokasi sekolah sebelumnya digabung dengan SDN Purwotomo.

Saat itulah, lanjut Karwi, penolakan dari para orang tua siswa mulai muncul.

Di mana 14 siswa pengidap HIV/AIDS itu kini bersekolah?

Setelah dipastikan tidak bisa melanjutkan sekolah di SD Purwotomo, belasan siswa pengidap HIV/AIDS itu sudah sepekan ini tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar, kata pimpinan sebuah yayasan yang menampungnya.

Rumah tampung milik Yayasan Lentera yang dijadikan lokasi untuk menampung anak-anak pengidap HIV/AIDS.

Untuk sementara, mereka ditampung oleh Yayasan Lentera di rumah singgahnya di Komplek Makam Taman Pahlawan Kusuma Bakti, Solo, ungkap pimpinannya.

Pimpinan Yayasan Lentera, Yunus Prasetyo, membenarkan bahwa anak-anak itu sudah tidak sekolah di SD Purwotomo.

Para orang tua siswa sudah membuat surat keberatan yang meminta mereka dipindahkan, katanya.

"Kemudian persoalan itu ditindak lanjuti oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta untuk mengadakan pertemuan dan sampai sekarang anak-anak saya sudah tidak sekolah di sana. Sudah hampir satu Minggu enggak sekolah," ungkapnya.

Apakah sudah disiapkan sekolah pengganti?

Yunus mengaku saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Solo untuk mencari sekolah yang mau menerima 14 siswa tersebut.

Menurutnya, anak-anak itu berhak untuk mendapatkan pendidikan serta mendapat perlindungan dari diskriminasi.

Hak atas fotoBBC NEWS INDONESIA/FAJAR SODIQ

Obat-obatan untuk HIV/AIDS yang harus diminum anak-anak pengidap HIV/AIDS.

Sejauh ini pihaknya mendapatkan tawaran solusi. "Baik pendidikan formal maupun non formal," ungkapnya tanpa menjelaskan detilnya.

Yunus berharap mereka mendapatkan pendidikan formal seperti dilakoni anak-anak seumurnya di sekolah umum.

"Mereka berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan hak anak-anak pada umumnya," tegasnya.

"Kalau saya mintanya (sekolah) formal. Jangan dibedakan antara anak yang sakit dengan siswa yang lain. Ini hak pendidikan harus sama rata, tidak ada diskriminasi," tambahnya.

Yunus kemudian menyerahkan solusi pencarian sekolah pengganti kepada Kantor Dinas Pendidikan setempat.

Penggabungan dua sekolah dikritik

Tentang penggabungan dua sekolah yang berujung pada "pengusiran" 14 siswa pengidap HIV/AIDS, Yunus menyayangkannya.

Sebelum ada kebijakan itu, menurutnya, belasan siswa yang bersekolah di SDN Bumi merasa "nyaman dan tidak ada penolakan" dari wali murid seperti yang terjadi di SDN Purwotomo.

"Saat sekolah di SD Bumi tidak ada masalah. Mereka sudah tiga tahun sekolah di situ. Pihak wali murid enggak ada masalah dan pihak sekolah pun OK," ungkap Yunus.

"Ini masalah mulai timbul ketika ada program regrouping sekolah dari pemerintah," tambahnya.

Apa tanggapan Kantor Dinas Pendidikan Surakarta?

Kepada Bidang Pendidikan Dasar Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Wahyono, mengatakan solusi yang sedang disiapkan adalah mencarikan sekolah di sekitar lokasi penampungan Yayasan Lentera.

Pihaknya berjanji dalam waktu sepekan ini akan mengumpulkan sejumlah sekolah yang letaknya tak jauh dari rumah singgah tersebut.

"Nanti sekolah yang ada di sekitar Yayasan Lentera akan kami undang dalam Minggu ini. Karena pihak Lentera menginginkan dan diusahakan semaksimal mungkin supaya anak-anak itu sekolah formal," kata Wahyono.

"Dikumpulkannya sekolah juga akan mengundang kepala sekolah, guru dan komite itu untuk diberikan pengertian dulu," tambahnya.

Dijanjikan sosialisasi HIV/AIDS di sekolah-sekolah

Kantor Dinas Pendidikan Kota Surakarta berjanji akan menggelar sosialisasi tentang HIV/AIDS agar muncul kesadaran agar mereka dapat menerima anak-anak pengidap HIV/AIDS, kata Wahyono.

Menurutnya, pihaknya akan menggandeng berbagai otoritas terkait untuk bersama-sama menggelar kampanye terkait HIV/AIDS.

"Harapannya dengan komunikasi seperti itu bisa menyadarkan bahwa anak-anaik itu anak-anak kita, anak Solo, dan anak Indonesia yang usia sekolah itu harus sekolah. Kuncinya itu, harus sekolah," ujarnya.

LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live

LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live


Sibray News -  Lansiran Sibray Tekno, LinkedIn Bikin Fitur Mirip Bigo Live

LinkedIn membuat fitur baru serupa dengan Bigo Live yang bisa menyiarkan tayangan video secara langsung.

Sejauh ini platform media sosial profesional ini sudah menguji coba fitur barunya tersebut kepada kalangan penguna terbatas. Direktur Manajemen Produk LinkedIn Live Pete Devies mengatakan fitur baru ini dibuat berdasarkan permintaan pengguna.

"Video adalah format yang paling cepat berkembang pada platform kami saat ini," ujar Devies.

Untuk mewujudkan fitur tersebut, LinkedIn menggandeng Wirecast dan Wowza Media System. Perusahaan memastikan akan menggandeng lebih banyak pihak untuk meningkatkan performa layanan streaming video mereka.

Fitur baru ini akan berfokus pada siaran langsung yang interaktif dan tepat waktu seperti pada acara Ask Me Anything (AMA).

Diwartakan Mashable, rencananya fitur baru ini baru akan diperkenalkan dalam sebuah acara pekan ini.

Besar kemungkinan fitur Live akan menjadi cara baru LinkedIn untuk memonetisasi bisnis mereka. Mengingat sejauh ini LinkedIn hanya menghasilkan uang dari penayangan iklan yang dipasang di platform mereka dan menjadi pemasukan cukup besar.

Terkait monetisasi iklan di tengah tayangan video, Kepala Manajemen Produk Video Linkedin Peter Roybal mengatakan pihaknya belum memiliki rencana untuk memasukkan iklan di dalam Linkedin Live.

"Mungkin iklan itu akan muncul tetapi untuk saat ini kami sedang fokus pada dampak dari penggunaan Linkedin Live," ujar Roybal seperti dilansir Techcrunch.

Kamis, 15 November 2018

UNIK BRAY! Jerman Buat Celana Dalam Yang Tak Perlu Lagi Di Cuci

UNIK BRAY! Jerman Buat Celana Dalam Yang Tak Perlu Lagi Di Cuci


Sibray - Banyak dari kalangan masyarakat yang menyuarakan soal kelestarian di lingkungan dan kampanyenya untuk melindungi dunia. Berangkat dari hal tersebut, beragam carapun dilakukan, mulai dari object penggunaan tas, pakean, membawa botol minum sendiri, sedotan berbahan seperti aluminium, hingga penggunaan sepeda ke tempat kantor.

Namun, di balik semua cara itu, ada sesuatu yang luput dari perhatian. Itu adalah soal penggunaan air untuk mencuci.

Baju yang sehari-hari dikenakan tentu tak lepas dari sentuhan air. Apalagi jika itu berkenaan dengan pakaian dalam. Rasanya ogah mengenakan pakaian dalam yang sama tanpa mencucinya. Padahal penghematan air bisa jadi salah satu cara kita menjaga kelestarian alam.

Sebuah perusahaan yang berbasis di Copenhagen, Denmark, mengembangkan pakaian dalam ramah lingkungan. Mereka menamakan serial pakaian ramah lingkungan ini 'SilverTech 2.0'.

Perusahaan Organic Basics mengklaim bahwa produk yang mereka kembangkan mampu 'mencuci sendiri' dan membunuh bakteri hingga 99,9 persen. Pemilik bisa mengenakannya setiap hari selama seminggu berturut-turut tanpa dicuci.

Dikutip dari laman Kickstarter, tak hanya pakaian dalam, perusahaan juga mengeluarkan produk lain seperti kaus, celana, pakaian dalam pria, dan kaus kaki.

Mereka mengklaim bahwa pakaian yang dikeluarkan tak cepat berkerut, mampu mengatur panas, dan awet sehingga pemilik tak perlu sering-sering membeli pakaian baru. Bahkan, tak perlu sering-sering dicuci.

Bagi perusahaan, mengurangi frekuensi mencuci pakaian dapat mewujudkan kelestarian lingkungan. "Tak hanya menghemat air, listrik, dan detergen, tapi juga pakaian jadi awet," tulis mereka dalam laman resminya. Untuk kebanyakan orang, lanjut mereka, mencuci lebih merupakan kebiasaan daripada kebutuhan.

Namun, jangka waktu kebutuhan mencuci pakaian akan bergantung pada masing-masing individu. Salah satunya adalah seberapa kuat bau badan yang dihasilkan.

Bagaimana pun, kebersihan tubuh adalah persoalan pribadi. Perusahaan mencatat ada beberapa orang sanggup mengenakan SilverTech selama sebulan tanpa di cuci. Sementara lainnya mungkin merasa perlu mencuci setelah dikenakan beberapa hari.

"Yang jelas, semakin sedikit mencuci, maka kita akan menjaga simpanan air dan CO2," tulis mereka.

Minggu, 21 Oktober 2018

Bulan Buatan di China Bakal Gantikan Cahaya Lampu Jalan

Bulan Buatan di China Bakal Gantikan Cahaya Lampu Jalan


Sibray - Bukan China namanya jika tak menunjukkan taringnya dalam bidang teknologi antariksa. Teranyar, China mengumumkan bakal meluncurkan satelit iluminasi yang dikenal sebagai 'artificial moon' alias bulan buatan.

Dikembangkan oleh Chengdu Aerospace Science and Technology Microelectronics System Research Institute, bulan 'palsu' itu dibuat untuk menerangi kota menggantikan penerangan konvensional yang umumnya menggunakan lampu-lampu jalan.

Mengutip ANTARA, bulan buatan itu akan diluncurkan pada 2020 mendatang. Pengujian satelit penerangan China itu telah dimulai sejak bertahun-tahun lalu.


Lihat juga: Lockheed Martin Pamer Konsep Roket Penjelajah Bulan

Kepala Lembaga Penelitian Sains Chengdu Aerospace, Wu Chunfeng mengklaim bahwa bulan buatan akan memberikan cahaya delapan kali lebih terang dari bulan asli.

Bulan ini juga dikatakan cukup terang menggantikan lampu jalan. Chunfeng mengatakan, satelit tersebut akan mampu menerangi area seluas 10-80 kilometer. Sementara itu, jangkauan pencahayaan yang tepat bisa dikontrol dalam beberapa puluh meter.

Mengutip Live Science, meski hanya akan bersinar di Chengdu, tapi cahaya bulan buatan itu bakal nampak di seantero China. Namun, sampai saat ini, masih sedikit yang diketahui tentang tinggi, ukuran, dan tingkat kecerahan yang dimiliki bulan buatan ini.

Rencana China meluncurkan bulan buatan ini membuat beberapa ilmuwan prihatin. Pasalnya, lampu yang dipantulkan dari angkasa bisa membawa dampak buruk bagi aktivitas hewan tertentu dan pengamatan astronomi.

Lihat juga: Robot Antariksa Jepang Mendarat di Permukaan Asteroid

Namun, Direktur Institut Optik Sekolah Luar Angkasa, Institut Teknologi Harbin, Kang Weimin membantahnya. Menurutnya, cahaya satelit yang dihasilkan mirip dengan cahaya saat senja dan tidak memengaruhi aktivitas hewan.

China bukan negara pertama yang mencoba membangun bulan buatan. Sebelumnya, Rusia pernah meluncurkan proyek serupa. Pada era 1990an, Rusia meluncurkan sistem pemantulan cahaya matahari ke bumi atau 'cermin ruang angkasa'.

Sistem itu dimaksudkan untuk menghasilkan cahaya setara dengan tiga hingga lima kali cahaya bulan purnama.

Sabtu, 20 Oktober 2018

Tak Hanya 1 Atau 2 Kali, Ahmad Dhani 11 Kali Sandang Status Tersangka

Tak Hanya 1 Atau 2 Kali, Ahmad Dhani 11 Kali Sandang Status Tersangka


Sibray - Musisi Ahmad Dhani berbicara sesumbar terkait status tersangka yang disandangnya beberapa kali.

Suami Mulan Jameela ini diketahui menyandang status tersangka kasus pencemaran nama baik dan terkait dugaan ujaran kebencian (hate speech) di unggahan video yang dibuatnya di Hotel Majapahit Jl Tunjungan Surabaya, Minggu (26/8/2018).

Saat itu Ahmad Dhani yang tengah berada di Surabaya untuk melakukan deklarasi #2019GantiPresiden ditolak kedatangannya oleh sekelompok orang.

Atas apa yang dialaminya, Ahmad Dhani sempat berucap 'idiot' kepada kelompok orang tersebut.

Oleh karena itu dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 27 ayat 3 tentang ujaran kebencian.

Musisi yang kini berpindah haluan ke politik itu mengaku sudah lebih dari 10 kali dirinya ditetapkan tersangka oleh aparat penegak hukum.

Namun, ia tak pernah menikuti jalannya proses persidangan dan ditahan oleh polisi.

Pengakuan itu ia sampaikan di Bareskrim Mabes Polri, Jumat (19/10/2018), saat hendak membuat laporan terkait persekusi yang dialaminya.

"Saya jadi tersangka ini sudah 11 kali," ucap ayah kandung Dul Jaelani itu.

TribunnewsBogor.com mengutip Tribunnews.com, dari sebelas penetapannya sebagai tersangka, Dhani mengaku baru satu kasus yang membuatnya menjalani proses peradilan yakni ketika kasus ujaran kebencian yang sedang berproses di PN Jakarta Selatan.

Ibu di Malaysia Tega Sayat Leher Empat Anaknya, Satu Bayi Tewas

Ibu di Malaysia Tega Sayat Leher Empat Anaknya, Satu Bayi Tewas


Sibray -  Seorang ibu di Malaysia Tega menyayat leher keempat anaknya hingga salah satu di antaranya yang masih berusia delapan bulan tewas.

New Straits Times melaporkan bahwa insiden ini terjadi pada Kamis (18/10) sekitar pukul 13.00 waktu setempat di sebuah resor di kepulauan Mantanani.

Suami wanita itu langsung berlari untuk mencari bantuan setelah insiden itu. Ia kemudian menemukan petugas kepolisian sedang melakukan patroli di dekat rumahnya.

"Pria itu berlumuran darah. Dia meminta bantuan dan mengatakan bahwa leher empat anaknya telah disayat," ujar seorang sumber sebagaimana dikutip kantor berita Bernama.

Setelah itu, petugas kepolisian bergegas mendatangi tempat kejadian. Di sana, mereka menemukan empat anak tergeletak di lantai bersimbah darah.

"Namun, bayinya sudah tewas. Ketiga anak lainnya luka parah di leher," kata sumber itu.

Petugas langsung membawa tiga anak atas nama Nurul Hanisa (8), Melati (7), dan Jehan (5) ke rumah sakit di Kota Belud. Sementara itu, bayi yang teridentifikasi bernama Jerry Yohanes tewas di tempat.

Sang ibu juga dibawa ke rumah sakit yang sama karena ia mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya. Sejumlah laporan menyebut perempuan itu mengalami depresi.

Jumat, 19 Oktober 2018

Bir Bakal Jadi Barang Langka dan Mewah di Masa Depan

Bir Bakal Jadi Barang Langka dan Mewah di Masa Depan


Sibray -  Bir ibarat 'wadah' sosial. Ia kerap muncul dalam agenda berkumpul bersama teman. Kesegaran yang ditawarkan bir membuat silaturahmi menjadi lebih hangat.

Ditambah lagi dengan kemudahan untuk menemukan bir. Mulai dari pasar swalayan hingga sederet bar yang ada di kota-kota besar.

Namun, kemudahan menemukan bir itu tampaknya bakal sirna di masa mendatang. Pasalnya, masa depan bir dikaitkan dengan perubahan iklim. Disebutkan bahwa perubahan iklim bakal mengakibatkan harga bir meroket hingga dua kali lipat.


Apa yang menyebabkan harga bir bakal meroket? Jawabannya adalah biji gandum dan jelai--bahan utama pembuatan bir di dunia--yang rusak akibat perubahan iklim. Hal tersebut membuat bahan baku bir jadi barang yang sangat langka.

"Tujuan penelitian ini bukan untuk mendorong orang-orang untuk minum (bir) lebih banyak," ujar penulis studi, Dabo Guan, dari University of East Anglia, Inggris, mengutip CNN.

Lebih jauh, penelitian itu bertujuan untuk menyatakan bahwa perubahan iklim sangat memengaruhi kualitas hidup penghuni Bumi.

Beberapa negara pembuat bir diprediksi menjadi wilayah yang terkena dampak parah. Sebut saja Belgia, Republik Ceko, dan Republik Irlandia.


Mengutip The Guardian, penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nature Plants ini memperkirakan tingkat konsumsi bir bakal turun sebanyak 18 persen secara global. Sementara China--negara dengan tingkat konsumsi bir tertinggi di dunia--bakal mengalami penurunan hingga 9 persen.

Saat ini, hanya ada sekitar satu per enam biji gandum dan jelai di dunia yang masih digunakan untuk pembuatan bir. Sisanya, sebagian besar dijadikan pakan hewan ternak.

"Jika Anda tak ingin itu terjadi, satu-satunya cara adalah dengan memitigasi perubahan iklim," tegas Guan. Jika perubahan iklim ini gagal dimitigasi, bir bakal jadi 'barang mewah dan langka'.

Kamis, 18 Oktober 2018

KPK Sita Semua Dokumen Rencana Proyek Meikarta di Rumah Bos Lippo

KPK Sita Dokumen Rencana Proyek Meikarta di Rumah Bos Lippo


Sibray - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen terkait proyek pembangunan Central Business District (CBD) Meikarta, di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Salah satu dokumen yang disita penyidik KPK adalah soal perencanaan proyek Meikarta, proyek prestisius Lippo Group.

"KPK juga menyita dokumen perencanaan proyek Meikarta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah lewat pesan singkat, Kamis (18/10).

Febri mengatakan sejak kemarin sampai malam ini, tim penyidik KPK menggeledah di 12 lokasi. Saat ini, kata Febri penyidik masih menggeledah dua lokasi, di Kantor Lippo Cikarang dan PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) di Hotel Antero Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Sementara sepuluh lokasi lain yang digeledah, di antaranya rumah Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, rumah dan kantor Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, kantor PT Lippo Karawaci Tbk, di Menara Matahari, Tangerang.

Kemudian Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.

Selain itu, rumah CEO Lippo Group James Riady di kawasan Tangerang, dan Apartemen Trivium Terrace.

"Lokasi-lokasi yang digeledah karena KPK menduga ada bukti yang terdapat di sana," ujarnya.

Febri menyatakan proses penggeledahan di sejumlah lokasi tersebut berjalan lancar dan tanpa ada hambatan yang berarti. Dia pun mengingatkan agar semua pihak terkait kasus dugaan suap pengurusan izin proyek Meikarta ini tetap bersikap kooperatif.

"Dalam proses penggeledahan kemarin prosesnya berjalan baik. Tidak kendala berarti dalam penggeledahan," kata dia.

Meikarta merupakan salah satu proyek prestisius milik Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Secara keseluruhan, nilai investasi proyek Meikarta ditaksir mencapai Rp278 triliun. Meikarta menjadi proyek terbesar Lippo Group selama 67 tahun grup bisnis milik Mochtar Riady itu berdiri.

Dalam kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta ini, sedikitnya KPK menetapkan sembilan tersangka, dua di antaranya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro.

Neneng Hasanah dan anak buahnya diduga menerima suap Rp7 miliar dari Billy Sindoro. Uang itu diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses perizinan Meikarta, proyek prestisius milik Lippo Group.