Sabtu, 01 September 2018

Disebut Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Fakta Sebenarnya

Disebut Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Ustaz Yusuf Mansur Ungkap Fakta Sebenarnya


Sibray - Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin mengatakan kalau Ustaz Yusuf Mansur akan mendukungnya dalam Piplres 2019 mendatang.

Meski begitu, ia mengatakan kalau Ustaz Yusuf Mansur tidak masuk dalam tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin.

Ustaz Yusuf Mansur pun angkat bicara terkait hal tersebut.

klarifikasi tersebut disampaikannya melalui akun Instagram miliknya, @yusufmansurnew, yang diunggah pada Sabtu (1/9/2018).

Ustaz Yusuf Mansur mengunggah percakapan WhatsApp mengenai kebenaran kabar dirinya bergabung dalam tim sukses (timses) Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Yusuf Mansur mengatakan jika dirinya memiliki hubungan yang sangat dengan calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin.

Ia menilai sosok Ma'ruf Amin bukan hanya sekadar ulama tetapi menjadi gurunya.

Ia juga mengatakan kalau dirinya dekat juga dengan cawapres Prabowo, Sandiaga Uno.

Berikut tulisan lengkap Ustaz Yusuf Mansur melalui akun Instagram miliknya.

"Saya murid Kyai Ma'ruf, dan sahabatan banget sama Sandiaga. Ga ada yg aneh. Jalan tengah itu asyik. Bisa ke kanan, bisa ke kiri. Silaturahim ke Kyai Ma'ruf, silaturahim ke Guru. Silaturahim ke Sandiaga, silaturahim ke sahabat dekat. Keren.

Jgn mau terprovokasi oleh syetan, yg ga menghendaki kita semua bersatu. Kerjaan syetan, yg membuat antarsahabat, membenci. Kerjaan syetan, yg membuat antarkawan, saling bermusuhan. .

Berdoa lah. Agar dijauhkan dari perilaku syetan.

Kemarenan lusa, saya silaturahim ke Kyai Ma'ruf. Sehari setelahnya, saya makan ketoprak dan gudeg bareng Sandiaga. Indah.

Ga ada urusannya jg dg politik. Silaturahim malah bisa kapan aja. Ga sebab Pilpres. .

Bhw ada VOISNOT yg beredar, bernada gembira. Ya wajar. Itu kan sblm jelas&sblm diumumkan, siapa Calon Presiden dan Calon Wapres dari kubu sebelah. Kegembiraan, ada wakil ulama, Kyai, Santri, Islam. HAL YG SAMA, saya akan lakukan juga, bagi kubu sebelah. Yg saat itu juga ramai, bhw wakilnya adlh kalangan ulama. Scr saya wakil ulama juga, wakil kyai, wakil santri, wakil Islam. Ga ada urusan dg Pilpres. Kemenangan dimaksud, kemenangan ulama, kyai, Santri, & Islam. Krn itu sbnrnya ada VOISNOT yg lain. Yg mendukung KMA&Sandiaga. Dukung semua dg doa yg tulus.

Buat Indonesia scr utuh.

Setelah kemudian diumumkan siapa Capres&Cawapres yg satu, yg artinya lengkap hidangan semua calon, ya saya tambah bahagia. Sbb di sana ya guru saya. Di sini, sahabat baik saya. .

Harusnya ga ada yg aneh. Ga ada yg perlu dihebohkan. Kecuali ada pihak2 yg ga bs menahan diri. Dihancurkan kekepoan&buruk sangka. Ini ga baik. Menghancurkan diri sendiri.

Hari ini, rumah tahfizh, ada di 8rban tempat. &bakal ada di seluruh desa, seIndonesia, dg izin Allah. Gratis total. Ga bayar. Ini, siapapun presidennya, tetap bakal jalan. Sbb sebagaimana EKONOMI UMMAT, URUSAN TAHFIZH ini urusan kita. Masyarakat. Gerakan aktif masyarakat. .

Bila ada yg salah, Yusuf Mansur tempatnya salah. Bila ada kekurangan, Yusuf Mansur tempat segala kekurangan. Hanya minta maaf, &mhn doanya semua.

Saya di tengah. Turun, nanti aja. Sekali turun, jadi Presiden, hehehe.

Nih tuh ya. Saya suka bercanda. Maafin saya trs," tulis Ustaz Yusuf Mansur.

Sebelumnya, dikutip dari Kompas.com, Ma'ruf Amin mengklaim, Ustaz Yusuf Mansur ikut mendukung dirinya di Pilpres 2019.

Namun, kata Ma'ruf, Yusuf Mansur tidak akan masuk ke dalam tim sukses pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Dia bilang ikut saya sebagai gurunya. (Tetapi) tidak, tidak masuk (timses)," ujar Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Ma'ruf mengaku, Yusuf Mansur sempat datang menemuinya kemarin.

Saat itu, kata dia, Yusuf menyatakan dukungan kepada dirinya.

Meski begitu, menurut Ma'ruf, orang yang mendukung pasangan capres dan cawapres tak selalu harus masuk ke dalam tim sukses.

"Dia menganggap saya gurunya. karena saya gurunya, jadi mau ikut saya itu," ucap Ma'ruf sembari tertawa.