Senin, 01 Oktober 2018

Urusan Salat Tepat Waktu, Ma'ruf Mengaku Kalah sama Jokowi

Urusan Salat Tepat Waktu, Ma'ruf Mengaku Kalah sama Jokowi


Sibray - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengklaim jika calon presiden petahana Joko Widodo selalu menunaikan salat wajib di awal waktu. 

Bahkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga mengklaim untuk urusan salat fardu tepat waktu tersebut ia mengaku kalah dengan Jokowi.

"Pak Jokowi itu salatnya lima waktu, selalu di awal. Saya sendiri kalah salatnya sama Pak Jokowi," kata Ma'ruf saat menghadiri konsolidasi pemenangan Pilpres dan Pileg 2019 Partai Golkar Banten, Serang, Banten, Senin (1/10).


Lihat juga: Ma'ruf Amin Tepis Tudingan yang Mengidentikkan Jokowi dan PKI

Setelah mengumbar soal komitmen rukun kedua umat Islam itu, Ma'ruf kembali mengungkapkan alasan Jokowi memilihnya menjadi cawapres di pemilihan presiden (pilpres) 2019 mendatang. Menurut Ma'ruf, mantan walikota Solo itu mencintai santri dan ulama di Indonesia.

"Pak Jokowi tidak memilih profesional, ekonomi, milihnya kiai, kiainya asli Banten. Artinya, pak Jokowi mencintai kiai dan santri," terangnya.

Lebih dari itu, Ma'ruf menekankan akan membantu Jokowi untuk menyiapkan Indonesia 'lepas landas' di tahun 2024 mendatang. 

Lihat juga: Ma'ruf Amin Maraton Sambangi 8 Pesantren dan Ulama NU Jatim

Menurut mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, bonus demografi yang sedang terjadi di tanah air bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. 

Dia kemudian mengkritik pihak-pihak yang ingin Indonesia hilang dari peta dunia. Ma'ruf kemudian mengibaratkan Indonesia 'lepas landas' di tahun 2024 seperti peristiwa Isra' dan Mi'raj yang pernah dialami Nabi Muhammad SAW.

"Indonesia tinggal landas, bahasa santrinya Indonesia Mi'raj. Jangan Isra' terus," jelasnya.